Ngeri, Kualitas Udara Kabupaten Soppeng Kian Menurun

Pemandangan Ibu Kota Kabupaten Soppeng (Ist)

DBS NEWS, SOPPENG – Data Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengungkap kualitas udara di Kabupaten Soppeng menunjukkan fluktuasi yang tidak stabil dalam lima tahun terakhir.

Data ini tercantum dalam lampiran dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Soppeng Tahun 2025-2029.

Menurut DLH, pada tahun 2020, capaian kualitas udara di Kabupaten Soppeng masih tercatat sebesar 5,13 poin.

Nilai tersebut selanjutnya mengalami peningkatan pada tahun 2021 menjadi 5,5 poin. Namun, pada tahun 2022, capaian kualitas udara mengalami penurunan tipis ke angka 5,48 poin.

Capaian tersebut kemudian kembali meningkat pada tahun 2023 dengan raihan 5,71 poin, yang menjadi angka tertinggi dalam kurun waktu lima tahun terakhir.

Namun memasuki tahun 2024, data menunjukkan penurunan capaian kualitas udara menjadi hanya 4,46 poin.

Dalam dokumen tersebut, disebutkan bahwa sektor transportasi menyumbang 60-80 persen pencemaran udara akibat emisi gas buang kendaraan bermotor.

Kualitas udara di Kabupaten Soppeng sendiri diukur menggunakan parameter Nitrogen Dioksida (No2).

No2 merupakan salah satu kelompok gas nitrogen yang terdapat di atmosfer dan membentuk gas Nitrogen Oksida (Nox) bersama dengan Nitrogen Monoksida (No).

Penulis: Idham

Komentar