Ilustrasi
DBS NEWS, SOPPENG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Soppeng mengakui keberadaan TNI-AD melalui Kodim 1423/Soppeng telah menjadi penyelamat beban anggaran daerah di tengah kebijakan efisiensi.
Hal ini disampaikan oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Soppeng, Andi Haeruddin dalam podcast KPU Soppeng, Kamis (13/8/2026).
Menurutnya, banyak kegiatan pembangunan infrastruktur yang sulit dilaksanakan oleh pemerintah daerah pada akhirnya bisa terlaksana berkat bantuan TNI-AD.
Ia memberi contoh, pembangunan empat jembatan di Desa Masing, Abbanuange, Lalabata Riaja dan Marioriaja.
Pembangunan keempat jembatan ini dilakukan tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Soppeng.
“Bayangkan kalau itu mau dimasukkan dalam APBD Kabupaten Soppeng, berapa miliar lagi APBD untuk dilaksanakan itu dengan efisiensi hari ini, datangnya TNI itu betul-betul sangat membantu APBD dalam hal peningkatan pembangunan.”
“Pemerintah daerah belum mampu membuat jembatan itu, tapi kehadiran TNI sudah bisa membangun jembatan tersebut dan tanpa meminta apa-apa ke pemerintah daerah. Mereka bekerja sendiri, hanya menyampaikan bahwasanya jembatannya sudah jadi. Pemerintah daerah sangat berterima kasih,” ujar Andi Haeruddin.
Sekedar diketahui, dari empat jembatan yang saat ini dibangun oleh TNI-AD di Kabupaten Soppeng, satu diantaranya telah rampung dan diresmikan, yaitu Jembatan Armco di Desa Masing.
Sementara tiga lainnya, yaitu jembatan beton di Abbanuange dan Lalabata Riaja, dan jembatan gantung di Marioriaja masih dalam tahap pengerjaan, prosesnya sudah mencapai 50 persen.
Penulis: Idham







Komentar