Ilustrasi
DBS NEWS, SOPPENG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Soppeng mengklaim ketersediaan air di wilayahnya masih cukup berlimpah sehingga dapat memenuhi semua kebutuhan air domestik maupun lahan hingga tahun 2030.
Hal ini berdasarkan laporan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) yang tercantum dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Soppeng 2025-2029.
Dalam dokumen tersebut, total ketersediaan air di wilayah Kabupaten Soppeng pada tahun 2030 disebut masih mencapai 4.584.017.880,07 meter kubik per tahun.
Angka tersebut jauh melampaui total kebutuhan air domestik dan lahan yang hanya sebesar 991.271.823,44 meter kubik per tahun, sehingga menghasilkan surplus atau selisih positif sebanyak 3.592.746.056 meter kubik per tahun.
Jika dirinci berdasarkan wilayah, Kecamatan Lalabata memegang pasokan air terbesar mencapai 1.041.314.002,77 meter kubik dengan kebutuhan hanya 142.772.672,69 meter kubik.
Sebaliknya, Kecamatan Citta hanya memiliki ketersediaan air sebesar 129.478.088,19 meter kubik dengan kebutuhan 36.399.977,51 meter kubik.
“Ketersediaan air Kabupaten Soppeng masih cukup berlimpah sehingga dapat memenuhi semua kebutuhan air domestik maupun lahan,” bunyi dokumen RPJMD tersebut.

Penulis: Idham







Komentar