Juru Bicara Fraksi Golkar, Dr. Syamsuddin dalam momen Rapat Paripurna DPRD Soppeng
DBS NEWS, SOPPENG – Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Soppeng memberikan peringatan keras kepada pemerintah daerah terkait perlambatan pertumbuhan ekonomi yang terjadi pada triwulan kedua tahun 2026.
Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Fraksi Golkar, Dr. Syamsuddin, dalam Rapat Paripurna DPRD dengan agenda Penyampaian Akhir Fraksi Terhadap Ranperda Perubahan APBD 2026 di Gedung DPRD Soppeng, Jumat (25/9/2026).
“Perkembangan ekonomi Kabupaten Soppeng perlu mendapat perhatian serius. Perlambatan pertumbuhan ekonomi pada triwulan kedua-2026, dari 9,39 persen menjadi 2,91 persen harus menjadi bahan evaluasi dalam menentukan prioritas perubahan APBD tahun 2026 karena struktur ekonomi Kabupaten Soppeng masih berkaitan erat dengan sektor pertanian dan ekonomi lokal,” ujarnya.
Menurut Fraksi Golkar, kebijakan fiskal melalui anggaran perubahan tidak boleh sekadar berjalan sebagai rutinitas administratif birokrasi, melainkan harus berfungsi sebagai instrumen penyelamatan ekonomi kerakyatan.
Kebijakan anggaran di sisa tahun anggaran berjalan dituntut mampu menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi sekaligus mendongkrak pendapatan masyarakat secara riil.
“Kebijakan anggaran harus mampu menjaga pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat, kesempatan kerja, produktivitas pertanian, dan daya saing UMKM,” ucap Dr. Syamsuddin.
Penulis: Idham







Komentar