Bupati Soppeng Ngaku Jadi Korban Politisasi

Bupati Soppeng, Suwardi Haseng (Ist)

DBS NEWS, SOPPENG – Bupati Soppeng, Suwardi Haseng mengaku menjadi korban politisasi oleh pihak tertentu terkait rencana pengelolaan lahan di Desa Sering, Kecamatan Donri-Donri, Kabupaten Soppeng.

Hal tersebut diungkapkan Suwardi saat menghadiri acara peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Desa Laringgi, Rabu (23/9/2026).

“Ada yang mempolitisasi bahwa di Desa Sering itu katanya bupati mau ambil tanah. Tidak ada cita-cita dan target saya untuk mau punya tanah puluhan atau beratus hektar. Penyampaian itu hanya politisasi saja untuk menjelek-jelekkan nama saya,” ujarnya.

Menurut Suwardi, saat ini memang terdapat lahan terlantar seluas 700 hingga 800 hektare di Desa Sering. Namun lahan tersebut rencananya akan diajukan untuk mendukung proyek bioetanol yang digagas oleh pemerintah pusat.

Suwardi menyebut justru akan memperjuangkan hak-hak masyarakat yang telah lebih dahulu mengelola lahan tersebut agar tetap berlanjut saat dimanfaatkan oleh pemerintah pusat.

“Insya Allah saya akan memperjuangkan, yang penting ada bukti, history, dan sejarah kepemilikannya,” ucap Suwardi.

Penulis: Idham

Komentar