Waspada Hepatitis Misterius, Dinkes Soppeng Giatkan Sosialisasi

Ket.gambar : Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng, Sallang

DBS NEWS, SOPPENG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Soppeng terus melakukan sosialisasi mengenai bahaya penyakit hepatitis akut yang tidak diketahui etiologi atau penyebabnya.

Kadinkes Soppeng, Sallang menyebut sosialisasi dimulai dari rumah sakit dan seluruh puskesmas di Kabupaten Soppeng.

“Sosialisasi ini sesuai dengan surat edaran dari Kementerian Kesehatan. Rumah Sakit dan Puskesmas diminta meningkatan kewaspadaan melalui pengamatan,” kata Sallang, Selasa (10/5/2022).

Dalam surat edaran Kemenkes, diketahui bahwa penyakit hepatitis akut ini menyerang anak-anak usia 1 bulan sampai dengan 16 tahun.

Pemeriksaan laboratorium telah dilakukan dan sampai saat ini tidak ditemukan penyebab dari penyakit yang tengah melanda dunia ini.

Gejala penyakit ini hanya ditandai dengan kulit dan sklera berwarna ikterik atau kuning dan urin berwarna gelap yang timbul secara mendadak.

Sejak secara resmi dipublikasikan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) oleh WHO pada 15 April 2022, jumlah laporan terus bertambah.

Per 21 April 2022, tercatat 169 kasus yang dilaporkan di 12 negara yaitu Inggris (114), Spanyol (13), Israel (12), Amerika Serikat (9), Denmark (6), Irlandia (<5), Belanda (4), Italia (4), Norwegia (2), Perancis (2), Romania (1) dan Belgia (1).

“Sampai saat ini belum ada laporan terkait kasus ini di Kabupaten Soppeng, tapi tetap kita melakukan sistem surveilance secara terpadu termasuk koordinasi dan komunikasi antara Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan,” kata Sallang.

“Kami meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik. Hal terpenting untuk dilakukan saat ini adalah dengan tetap menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat,” tambahnya. (id)

Komentar