Simbiosis Mutualisme Antara Guru Honorer dan PNS di Soppeng

DBS NEWS, SOPPENG – Penelitian yang dilakukan Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar menemukan fakta bahwa ada hubungan simbiosis mutualisme antara guru honorer dan guru PNS di Kabupaten Soppeng.

Mengambil Study Kasus di SMK Negeri 1 Marioriwawo Desa Tanjonge, hubungan atau interaksi yang terjalin tersebut dinilai sangat baik karena guru honorer dan guru PNS bisa mengisi satu sama lain.

Mereka dinilai bisa saling sharing ataupun bertukar pendapat, terkhusus dengan mata pelajaran yang mereka ajarkan.

“Selain itu guru honorer juga dapat membantu guru PNS dalam pembinaan kepada siswa, selain membina siswa yang bermasalah, mereka juga memberikan motivasi kepada siswa yang berprestasi,” tulis peneliti.

Dalam penelitiannya, para mahasiswa ini juga menemukan fakta mengenai faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya hubungan simbiosis mutualisme antara guru PNS dan guru honorer di SMKN 1 Marioriwawo.

Faktor tersebut diataranya, pertama, kurangnya guru PNS sehingga membutuhkan tenaga honorer. Kedua, kelas banyak sementara tenaga pengajar kurang. Ketiga, tamatan muda yang mendapatkan tempat mengabdi sehingga mereka terdaftar sebagai tenaga pengajar.

Faktor selanjutnya, keempat yaitu tamatan pendidikan yang memang mempunyai kemampuan mengajar sehingga mereka mengaktualisasikan ilmu pengetahuannya disekolah tersebut. Kelima, adanya rasa ingin tahu atau ingin menambah pengetahuan. Keenam, adanya dorongan atau keinginan untuk mencapai tujuan pekerjaannya.

“Dampak dari simbiosis mutualisme antara guru honorer dan guru PNS ini adalah terciptanya guru-guru yang bertanggung jawab dengan tugasnya, baik sebagai tenaga pengajar maupun orang tua bagi siswa disekolah,”

“Begitu pula dengan masyarakat, mereka memberikan kepercayaan kepada guru-guru tersebut untuk membina anak-anak mereka,” tulis para peneliti. (id)

Komentar