PUPR Soppeng Sebut Kontraktor Salah Metode Kerja

DBS NEWS, SOPPENG – Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kabupaten Soppeng, Masyhuri mengungkap hasil pertemuan pihak rekanan atau kontraktor pasca insiden jatuhnya ‘kuda-kuda’ tembok di proyek renovasi Gedung Pertemuan Masyarakat Soppeng.

“Hasil pertemuan dengan rekanan, perencana, pengawas dan direksi, kami menilai adanya kesalahan pada metode kerja atau metode pelaksanaan dari pihak kontraktor,” ujar Masyhuri, Senin (15/5/2023).

Menurut Masyhuri, harusnya saat pengerjaan konstruksi bagian atap, pihak kontraktor memasang penopang tambahan sementara, terlebih saat itu kondisi cuaca sering hujan yang disertai angin kencang.

“Sudah tahu sering hujan, harusnya ditambah penopang sementara. Mereka terlalu menganggap enteng.”

“Namun kita tak mau hanya menyalahkan pihak kontraktor, karena semua pihak yang terlibat harusnya bisa mengingatkan apa-apa yang bisa menimbulkan kegagalan dalam konstruksi tersebut,” ujar Masyhuri.

Rencananya pengerjaan ‘kuda-kuda’ tembok yang jatuh akan dilanjutkan pada pekan ini. Tiang penyangga akan dibongkar dan dikerjakan ulang.

“Dikhawatirkan dua tiang penyangga ditengah itu patah makanya akan dibongkar dan dicor ulang,” imbuh Masyhuri. (id)

Komentar