Mengintip Harta dan Hutang Para Kepala SKPD di Soppeng

DBS NEWS, SOPPENG – Jika sebelumnya DBS News telah menampilkan perbandingan harta kekayaan Bupati Soppeng, Andi Kaswadi Razak dan Wakilnya, Lutfi Halide.

Kali ini, DBS News akan menampilkan besaran harta dan hutang sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten Soppeng.

Data tersebut berasal dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terbaru dari masing-masing Kepala SKPD yang dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Namun tidak semua data LHKPN Kepala SKPD di Soppeng berhasil dikumpulkan, tercatat hanya 14 LHKPN yang berhasil dirangkum oleh tim DBS News.

Berikut rincian harta dan hutang para kepala SKPD Soppeng berdasarkan LHKPN KPK:

• Sekretaris Daerah, Andi Tenri Sessu

Dalam LHKPN periode 2022, Andi Tenri Sessu tercatat memiliki total harta kekayaan mencapai Rp2.418.000.000.

Total harta tersebut berasal dari kepemilikan tiga aset tanah dan bangunan yang nilainya mencapai Rp1.740.000.000. Selain itu, ada juga enam alat transportasi dengan nilai keseluruhan Rp126.000.000.

Andi Tenri Sessu juga melaporkan kepemilikan harta bergerak lainnya senilai Rp72.000.000, serta kas dan setara kas Rp480.000.000.

Sementara untuk kolom hutang, Andi Tenri Sessu tercatat tidak memiliki hutang atau tunggakan pada laporan harta kekayaannya.

• Kepala Dinas Kesehatan, Sallang

Dalam LHKPN periode 2022, Sallang melaporkan kepemilikan dua aset tanah dan bangunan yang nilainya mencapai Rp575.000.000.

Selain itu, Sallang juga memiliki kas atau setara kas senilai Rp130.000.000. Sehingga total harta yang dimiliki Kadinkes Soppeng ini yakni Rp705.000.000.

Namun demikian, Sallang tercatat memiliki hutang hingga Rp90.000.000. Dengan demikian, jika ditotal maka ia memiliki harta Rp615.000.000.

• Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Andi Sumangerukka

Selanjutnya, Andi Sumangerukka yang menjabat sebagai Kepala Disdikbud Soppeng, dimana dalam LHKPN periode 2021, ia melaporkan kepemilikan aset tanah dan bangunan senilai Rp1.000.000.000.

Selain itu, ia juga tercatat memiliki harta berupa alat transportasi motor Honda ACH1M21B05 senilai Rp7.000.000. Tak hanya itu, Andi Sumangerukka juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp87.000.000 dan kas atau setara kas Rp23.000.000

Jadi jika ditotal maka Kepala Disdikbud Soppeng ini memiliki harta sebanyak Rp1.117.000.000. Namun ia ternyata juga tercatat memiliki hutang sebanyak Rp260.672.496, dengan demikian, maka total harta kekayaannya yakni Rp856.327.504.

• Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Andi Haeruddin

Dalam LHKPN periode 2022, Andi Haeruddin melaporkan kepemilikan tiga aset tanah yang nilainya mencapai Rp220.000.000.

Selain itu, Andi Haeruddin juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp50.950.000, kas atau setara kas senilai Rp121.437.018. Sehingga total harta yang dimiliki yakni Rp392.387.018.

Namun demikian, Andi Haeruddin tercatat memiliki hutang hingga Rp122.059.304. Dengan demikian, jika ditotal maka Kadis PUPR ini memiliki harta mencapai Rp270.327.714.

• Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga, Suriasni

Selanjutnya, Suriasni yang menjabat sebagai Kepala Disparpora Soppeng, dimana dalam LHKPN periode 2022, ia melaporkan kepemilikan aset tanah dan bangunan senilai Rp1.100.000.000.

Selain itu, ia juga tercatat memiliki harta berupa alat transportasi senilai Rp200.000.000. Tak hanya itu, Suriasni juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp17.100.000 dan kas atau setara kas Rp86.035.965.

Jika ditotal, maka Kepala Disparpora Soppeng ini memiliki harta mencapai Rp1.403.135.965, tanpa ada tunggakan hutang.

• Kepala Dinas Peternakan, Kesehatan Hewan dan Perikanan, Erman Asnawi

Dalam LHKPN periode 2022, Erman Asnawi melaporkan kepemilikan aset tanah dan bangunan senilai Rp1.200.000.000.

Selain itu, ia juga tercatat memiliki harta berupa alat transportasi senilai Rp97.000.000, harta bergerak lainnya senilai Rp58.670.000 dan kas atau setara kas Rp222.000.000.

Jika ditotal maka Kepala Dinas PKHP Soppeng ini memiliki harta mencapai Rp1.577.670.000. Namun ia memiliki hutang sebanyak Rp150.000.000. Dengan demikian, maka total harta kekayaannya yakni Rp1.427.670.000.

• Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Andi Dhamrah

Dalam LHKPN periode 2021, Andi Dhamrah melaporkan kepemilikan lima aset tanah dan banguan yang nilainya mencapai Rp2.970.000.000.

Selain itu, ia juga memiliki harta berupa alat transportasi senilai Rp225.000.000, kas atau setara kas senilai Rp5.233.696. Sehingga total harta yang dimiliki yakni Rp3.200.233.696.

Namun, Andi Dhamrah tercatat memiliki hutang hingga Rp91.671.491. Dengan demikian, jika ditotal maka ia memiliki harta mencapai Rp3.108.562.205.

• Kepala Dinas Perhubungan, Johansyah

Selanjutnya, Johansyah yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan Soppeng, dimana dalam LHKPN periode 2022, ia melaporkan kepemilikan aset tanah dan bangunan senilai Rp1.420.000.000.

Selain itu, ia juga tercatat memiliki harta berupa alat transportasi senilai Rp154.000.000. Tak hanya itu, ia juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp48.700.000 dan kas atau setara kas Rp119.350.000.

Jika ditotal maka Kadishub Soppeng ini memiliki harta mencapai Rp1.742.050.000. Namun Johansyah tercatat memiliki hutang sebanyak Rp330.000.000. Dengan demikian, maka total harta kekayaannya yakni Rp1.412.050.000.

• Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah, Dipa

Dalam LHKPN periode 2021, Dipa melaporkan kepemilikan aset tanah dan bangunan yang nilainya mencapai Rp882.000.000.

Selain itu, ia juga melaporkan kepemilikan alat transportasi senilai Rp48.500.000, lalu harta bergerak lainnya senilai 34.402.000, kas atau setara kas senilai Rp131.974.821. Sehingga total harta yang dimiliki yakni Rp1.096.876.821.

Namun demikian, Dipa tercatat memiliki hutang hingga Rp179.430.889. Dengan demikian, jika ditotal maka Kepala BPKPD Soppeng ini memiliki harta sebanyak Rp917.445.932.

• Kepala Badan Perencana Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah, Andi Agus Nongki

Kemudian ada Andi Agus Nongki, yang dalam LHKPN periode 2022, melaporkan kepemilikan aset tanah dan bangunan yang nilainya Rp200.000.000.

Selain itu, ada juga harta bergerak lainnya senilai Rp21.800.000. lalu harta kas atau setara kas senilai Rp15.136.921. Sehingga total harta yang dimilikinya yakni Rp236.936.921

Namun dalam LHKPN-nya, Andi Agus tercatat memiliki hutang hingga Rp307.686.800. Sehingga jika ditotal maka Kepala Bapelitbanda Soppeng sebetulnya memiliki harta Rp-70.749.879.

• Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Husniati

Dalam LHKPN periode 2022, Husniati melaporkan kepemilikan aset tanah dan bangunan senilai Rp1.800.000.000.

Selain itu, ia juga tercatat memiliki harta berupa alat transportasi senilai Rp130.000.000, Tak hanya itu, Husniati juga memiliki kas atau setara kas Rp78.608.616.

Jika ditotal, maka Husniati memiliki harta mencapai Rp2.008.608.616, tanpa ada tunggakan hutang.

• Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Andi Maria Razak

Dalam LHKPN periode 2022, Andi Maria Razak tercatat memiliki total harta kekayaan mencapai Rp280.200.000.

Total harta tersebut berasal dari kepemilikan alat transportasi yang nilainya Rp280.000.000, serta kas dan setara kas Rp200.000

Sementara untuk kolom hutang, Andi Maria Razak tercatat tidak memiliki hutang atau tunggakan pada laporan harta kekayaannya.

• Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran, Andi Muhammad Surahman

Selanjutnya ada Andi Muhammad Surahman yang menjabat sebagai Kasatpol PP dan PMK Soppeng, dimana dalam LHKPN periode 2022, ia melaporkan kepemilikan aset tanah dan bangunan senilai 806.500.000.

Selain itu, ia juga tercatat memiliki harta berupa alat transportasi senilai Rp124.000.000. Tak hanya itu, Surahman juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp10.000.000 dan kas atau setara kas Rp190.937.871.

Jika dihitung, maka Surahman total memiliki harta mencapai Rp1.131.437.871, tanpa ada tunggakan hutang.

• Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan, Fajar

Dalam LHKPN periode 2022, Fajar melaporkan kepemilikan empat aset tanah dan bangunan yang nilainya mencapai Rp966.363.750.

Selain itu, Fajar juga memiliki harta berupa alat transportasi senilai Rp23.430.000. Sehingga total harta yang dimilikinya mencapai Rp989.793.750.

Namun demikian, Fajar memiliki catatan hutang sebanyak Rp11.300.000. Dengan demikian, jika ditotal maka Kadis TPHPKP Soppeng ini memiliki harta Rp978.493.750.

(id)

Komentar