Ket.foto : Bupati Soppeng, Andi Kaswadi Razak (tengah)
DBS NEWS, SOPPENG – Bupati Soppeng, Andi Kaswadi Razak meminta masyarakat agar menghindari candaan atau gurauan terkait perbedaan awal puasa.
“Ini biasa orang bercanda tapi terkadang bisa menimbulkan masalah,” ujar Kaswadi, Selasa (5/3/2024).
Kalaupun ada kelompok masyarakat yang melaksanakan ibadah puasa lebih cepat dan berbeda dengan jadwal puasa pemerintah pusat, Kaswadi meminta agar hal tersebut tidak dipersoalkan, diperdebatkan dan dipertentangkan.
Misalnya Muhammadiyah dan Pemerintah yang biasanya berbeda satu hari dalam penetapan awal puasa.
“Jangan ada lagi bahasa yang mengatakan bahwa Muhammadiyah puasa tanggal 11, sedangkan Islam tanggal 12. Padahal kita ini sama-sama umat muslim yang punya tujuan yang sama,” ujar Kaswadi.
Bupati Soppeng sendiri mengaku saat ini lebih memilih menunggu pengumuman resmi dari pemerintah pusat terkait jadwal awal bulan ramadhan.
“Persoalan waktunya kapan, yang jelas kita menunggu pengumuman dari pemerintah apakah tanggal 12 atau ada waktu lain,” bebernya. (id)







Komentar