Wajib Tahu! Ini Bisnis Paling Seret di Kabupaten Soppeng Versi BPS

Ilustrasi

DBS NEWS, SOPPENG – Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Soppeng yang dirilis pada September 2024, menunjukkan bahwa beberapa sektor bisnis atau lapangan usaha di Kabupaten Soppeng tidak mengalami pertumbuhan positif. Beberapa diantaranya bahkan mengalami kontraksi.

Lapangan usaha yang mengalami kontraksi terdalam pada tahun 2023 terjadi pada sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan sebesar -3,02 persen. Nilai ini sangat jauh dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang berada di angka 3,98 persen.

Menurut BPS, penurunan ini terjadi karena faktor cuaca yang ekstrem. Hantaman El Nino yang berkepanjangan membuat sejumlah produksi pertanian mengalami penurunan produksi, seperti komoditi tanaman pangan hingga produksi perikanan yang anjlok akibat faktor cuaca tersebut.

Lapangan usaha lain yang juga mengalami penurunan adalah sektor Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib, yang mengalami kontraksi sebesar -2,76 persen.

Kontraksi juga terjadi pada sektor Pertambangan dan Penggalian sebesar -0,47 persen. Lalu Jasa Keuangan dan Asuransi sebesar -0,46 persen, Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial sebesar -0,03 persen.

Sementara itu, lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah Transportasi dan Pergudangan yang tumbuh sebesar 13,45 persen. Disusul Industri Pengolahan sebesar 11,19 persen. Lalu ada juga sektor Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar 9,62 persen,

Secara keseluruhan, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Soppeng di tahun 2023 dibandingkan tahun 2022 mengalami pertumbuhan sebesar 3,33 persen.

(Idham)

Komentar