Menaikkan BBM Mengikuti Harga Dunia, Bukti Keadilan Hanya Untuk yang Kaya

DBS NEWS, SOPPENG – Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kabupaten Soppeng, Andi Dirga Patalo menilai keputusan Pemerintah Pusat menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk mengikuti harga minyak dunia tidaklah tepat.

“Padahal kalau kita bandingkan pendapatan warga negara Indonesia dengan pendapatan luar negeri seperti Amerika contohnya belumlah seimbang. Pendapatan warga Amerika pertahunnya jauh lebih tinggi dibandingkan warga Indonesia, sehingga tidak memungkinkan kalau harga BBM dinaikkan mengikuti harga dunia,” ujar Andi Dirga Patalo, saat mengikuti audiens bersama sejumlah organisasi mahasiswa dengan DPRD Kabupaten Soppeng, Rabu (7/9/2022).

Kebijakan menaikkan harga BBM untuk mengikuti harga dunia inipun menurut Andi Dirga semakin menguatkan citra bahwa keadilan hanya berpihak kepada yang kaya, dan tidak melihat si miskin yang juga bagian dari warga negara Indonesia.

Negara yang kaya akan sumber daya ini justru menjadi tempat penderitaan dan malapetaka karena prinsip keadilan tidak dilaksanakan dengan baik.

Padahal di dalam UUD Negara Republik Indonesia pasal 33 ayat 3 tahun 1945 disebutkan bahwa, ‘Bumi, Air dan kekayaan yang terkandung didalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat’.

“Sudah menjadi kewajiban buat penguasa dalam hal ini pemerintah memperhatikan sebaik mungkin langkah yang diambil dalam memanfaatkan sumber kekayaan yang ada agar kiranya semua elemen bisa merasakan kekayaan di dalam negara kita sendiri,” pungkas Andi Dirga. (id)

Komentar