Pemerintah Provinsi Diminta Turun Tangan

DBS NEWS, SOPPENG – Bupati Soppeng, Andi Kaswadi Razak meminta Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan turun tangan mencari solusi terkait masalah Pasien Inventaris.

Pasien inventaris adalah pasien yang sudah sembuh dari gangguan jiwa, namun tidak kunjung dibawa pulang oleh keluarganya.

Akibatnya, pasien yang sudah sembuh itu terpaksa kembali ditempatkan di ruang perawatan yang sama dengan pasien yang masih sakit.

RSUD Latemmamala Soppeng sendiri saat ini memiliki lebih dari 20 pasien inventaris.

“Mereka tidak hanya berasal dari Soppeng tapi daerah lain. Banyak daerah yang menitip warganya tapi kalau sudah sembuh tidak mau menerima lagi, jadi entah mau dibawa kemana?, Harusnya Provinsi bantu kami cari solusi,” ujar Kaswadi, Minggu(25/9/2022).

Menurut Kaswadi, Pemkab Soppeng bukannya tidak mau merawat para pasien Inventaris ini, namun ia menilai Daerah tidak akan pernah mampu bekerja sendiri mengurus persoalan ini, karena hal ini bukan saja bicara mengenai tentang orang Soppeng saja, tapi masalah kemanusiaan.

Pasien yang sudah sembuh harusnya tidak boleh lagi menempati ruang perawatan, tapi mengusir dan mengabaikan mereka juga tidak boleh dilakukan.

“Ada yang tidak mau diterima keluarganya, ada juga yang sudah tidak jelas di mana keluarganya. Orang-orang yang sudah sembuh ini harusnya mendapat perhatian,” kata Kaswadi. (id)

Komentar