DBS NEWS, SOPPENG – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sulawesi Selatan angkat suara terkait pernyataan Mantan Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Dewan Pengawas PDAM Soppeng, Andi Tenri Sessu yang meminta penjelasan lebih lanjut terkait hasil evaluasi kinerja terhadap Dewas PDAM Soppeng.
Melalui Koordiantor Pengawasan Akuntan Negara 2, Joko Mulyono, BPKP Sulsel mempersilahkan semua pihak terkait, tidak hanya Tim Pansel namun juga Dewas dan Direksi PDAM Soppeng untuk datang ke kantor BPKP Sulsel untuk mendapat penjelasan.
“Kami menyambut baik bila akan minta penjelasan. Silahkan Dewas dan Direksi ke BPKP. Tujuannya kan sama untuk lebih baik,” ujar Joko Mulyono, Sabtu (28/1/2023).
Diberitakan sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Soppeng, Andi Tenri Sessu meminta BPKP Sulsel memperjelas hasil evaluasi kinerja terhadap Dewan Pengawas PDAM Soppeng.
Dalam laporan hasil evaluasi kinerja, BPKP Sulsel menyebut pengangkatan Dewan Pengawas PDAM Soppeng belum sesuai ketentuan. Tidak hanya itu Dewan Pengawas PDAM Soppeng juga dinilai tidak membuat LO dan Laporan Pengawasan.
“Saya sudah minta Kabag Ekonomi untuk menindak lanjuti temuan ini, BPKP harus memperjelas apa indikatornya sehingga mereka menilai bahwa pengangkatan Dewas PDAM Soppeng belum sesuai ketentuan,” ujar Andi Tenri Sessu.
Sekedar diketahui, selain Dewan Pengawas PDAM Soppeng, BPKP Sulsel juga merilis hasil evaluasi kinerja terhadap Direksi PDAM Soppeng.
Dalam laporannya, BPKP Sulsel menilai Direksi PDAM Soppeng belum melakukan identifikasi terhadap fraud yang terjadi pada BUMD air minum. Selain itu, selama tiga tahun terakhir kinerja perusahaan juga dinilai menurun dan ada potensi bangkrut.
Kepala Perwakilan BPKP Sulsel, Rizal Suhaili dalam konfirmasinya beberapa waktu lalu menyebut, penilaian tersebut dilakukan berdasarkan analisis Springate, dimana beberapa indikator yang digunakan dalam analisis ini menunjukkan bahwa PDAM Soppeng berpotensi bangkrut.
“Perlu langkah perbaikan untuk mencegah hal tersebut. BPKP dalam laporan evaluasi kinerja PDAM dan diskusi tim dengan jajaran direksi telah menyampaikan langkah yang harus diambil untuk perbaikan,” ujar Rizal. (id)







Komentar