DBS NEWS, SOPPENG – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Soppeng merilis data terbaru mengenai penyakit dengan kasus terbanyak yang terjadi di Kabupaten Soppeng selama tahun 2022.
Hipertensi esensial masih menjadi penyakit nomor satu dengan jumlah kasus terbanyak yang mencapai 22.324 kasus.
Angka ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan kasus di tahun 2021, dimana saat itu jumlah kasus hipertensi esensial masih di angka 14.617 kasus.
Dilansir dari laman hellosehat, hipertensi esensial atau disebut juga dengan hipertensi primer, adalah jenis tekanan darah tinggi yang tidak memiliki penyebab pasti atau idiopatik.
Meski demikian, para ahli meyakini, kondisi ini berkaitan dengan faktor genetik, pola makan yang buruk, kurang aktif bergerak, serta obesitas.
Hipertensi primer merupakan kasus hipertensi yang paling umum terjadi. Sebanyak 95% penderita hipertensi di dunia tergolong ke dalam jenis hipertensi ini.
Adapun sisanya merupakan kasus hipertensi sekunder, yang terjadi karena kondisi medis tertentu, seperti penyakit ginjal.
Hipertensi primer cenderung berkembang secara bertahap selama bertahun-tahun.
Dokter umumnya mendiagnosa hipertensi esensial melalui pengukuran tekanan darah. Tekanan darah dapat dikatakan tinggi, apabila berada di angka sistolik dan diastolik tertentu.
Angka sistolik merupakan angka yang menunjukkan tekanan saat jantung memompa darah, sedangkan angka diastolik menunjukkan tekanan ketika jantung beristirahat.
Anda tergolong mengalami hipertensi bila memiliki tekanan darah sebesar 140/90 mmHg atau lebih. Adapun tekanan darah normal berada di bawah 120/80 mmHg.
Bila tekanan darah ada di antara angka normal dan hipertensi, kondisi ini disebut juga dengan prehipertensi. Bila hasil pengukuran tekanan darah tinggi, umumnya dokter akan melakukan beberapa kali pengecekan.
Pada dasarnya, hipertensi esensial atau primer tidak bisa disembuhkan secara total.
Bagi mereka yang memiliki hipertensi jenis ini, maka mereka perlu mengontrol tekanan darah untuk mencegah kenaikan tekanan darah semakin tinggi. Apalagi, semakin bertambah usia, tekanan darah cenderung semakin naik.
Cara utama dalam mengontrol tekanan darah adalah dengan perubahan gaya hidup menjadi lebih sehat.
Gaya hidup sehat yang perlu diterapkan diantaranya, diet hipertensi dengan mengurangi asupan garam dan mengonsumsi buah-buahan dan sayuran tertentu, olahraga rutin, membatasi minum alkohol, mengelola stres, serta berbagai cara menurunkan tekanan darah lainnya.
Selain hipertensi esensial, penyakit dengan kasus terbanyak di Kabupaten Soppeng selanjutnya adalah Diabetes Melitus Tidak Spesifik, dimana pada tahun 2022 terjadi sebanyak 4.310 kasus.
Selain itu ada juga penyakit Diare dan Gastroenteritis dengan jumlah kasus mencapai 3.349 selama tahun 2022. (id)







Komentar