DBS NEWS, SOPPENG – MAN 1 Soppeng ternyata telah menerapkan kebijakan menghapus sistem Pekerjaan Rumah (PR) bagi siswanya.
Hal ini diungkapkan oleh Kepala MAN 1 Soppeng, Musmuliadi dalam acara Ramah Tamah dan Halal Bihalal serta Penamatan Siswa Angkatan Rectoverso, Sabtu (29/4/2023).
“Kita hapus itu sistem PR, kalau pulang ke rumah maka urusan sekolah dilupakan dulu. Urusan sekolah ya di sekolah, urusan rumah ya di rumah,” kata Musmuliadi.
Menurut Musmuliadi, kebijakan ini diambil agar siswa bisa lebih dekat dan lebih fokus berinteraksi bersama orang tua dan keluarga di rumah.
Tak adanya PR diharapkan siswa bisa menjadi lebih bahagia dan bebas dari tekanan tugas yang biasanya selalu menanti.
“Supaya ada kedekatan antara orang tua dan anak. Anak-anak bisa menghilangkan beban, jangan ada tugas yang menekan-nekan, sehingga anak itu lebih bahagia.”
“Apalagi penemuan menyebutkan, bahwa kecerdasan itu lahir dari kebahagiaan. Jadi anak-anak itu wajib ceria, tersenyum dan bahagia,” ujarnya.
Selain kebijakan tanpa Pekerjaan Rumah, siswa MAN 1 Soppeng juga diajarkan tentang pembelajaran yang tidak melulu harus di dalam kelas, namun bisa juga dilakukan di mana dan kapan saja.
“Banyak siswa itu yang selalu minta waktu libur, makanya di MAN itu banyak waktu-waktu senggang, setiap satu bulan ada kegiatan Germas, kita belajar tapi Outdoor Class,” kata Musmuliadi. (id)







Komentar