DBS NEWS, SOPPENG – Ada fakta mencengangkan terkait jumlah guru di Kabupaten Soppeng berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Soppeng.
Hanya dalam tempo tiga tahun, dari tahun 2020 hingga 2022, jumlah guru di Kabupaten Soppeng kian berkurang tiap tahunnya.
Padahal pada tahun 2019, jumlah guru di Kabupaten Soppeng masih mencapai angka 5.606 orang. Mereka terdiri dari guru SD/MI sebanyak 2.952 orang, guru SMP/MTs sebanyak 1.513 orang, dan guru SMA/MI/SMK sebanyak 1.141 orang.
Namun jumlah itu berkurang pada tahun berikutnya, di mana pada tahun 2020, jumlah guru yang tersebar di seluruh Kabupaten Soppeng hanya sebanyak 5.306 orang.
Angkanya semakin berkurang di tahun 2021, yang mana jumlahnya saat itu hanya sebanyak 5.005 orang. Dan puncaknya di tahun 2022, di mana jumlah guru hanya terdapat 4.972 orang.
Jumlah guru di tahun 2022 tersebut terdiri dari, guru SD/MI sebanyak 2.792 orang, guru SMP/MTs sebanyak 1.244 orang, dan guru SMA/MI/SMK sebanyak 936 orang.
Jika ditotal ada pengurangan sekira 634 guru di Kabupaten Soppeng dari periode tahun 2020 hingga 2022.
Tidak hanya jumlah guru yang berkurang di Kabupaten Soppeng, jumlah murid juga mengalami penurunan.
Data BPS Soppeng, tahun 2021 jumlah murid di Kabupaten Soppeng masih di angka 40.734 orang. Angka itu berkurang di tahun 2022, di mana jumlahnya menjadi 40.241 orang.
Jumlah murid di tahun 2022 tersebut terdiri dari, murid SD/MI sebanyak 20.117 orang, murid SMP/Mts sebanyak 10.538 orang dan murid SMA/MI/SMK sebanyak 9.587 orang.
Jika dibandingkan secara keseluruhan antara jumlah murid dan jumlah guru pada tahun yang sama, maka pada tahun 2022, akan didapat rasio murid dan guru di Kabupaten Soppeng adalah 8,0.
Artinya, satu orang guru di Kabupaten Soppeng saat itu harus mengajar sekira 8 murid. (id)







Komentar