DBS NEWS, NASIONAL – Tahukah anda bahwa ada penelitian yang menyebut bahwa sapi yang disembelih dengan cara syariat Islam tidak merasakan sakit.
Penelitian ini dilakukan oleh dua ilmuwan asal Universitas Hanover Jerman, yaitu Profesor William Schulze dan Dokter Hasim.
Dalam penelitiannya, mereka membandingkan penyembelihan secara konvensional barat dengan syariat Islam.
Mereka ingin mengetahui metode penyembelihan mana yang paling manusiawi.
Sebelum penelitian, mereka terlebih dahulu menanam Elektro Encepalograh atau EEG di otak sapi dewasa sehingga rasa sakit dari sapi saat disembelih bisa diukur.
Selain itu, para peneliti ini juga menanam Elektrocardiograf atau ECG di jantung sapi buat merekam aktivitas jantung sapi saat di sembelih.
Hasilnya, Sapi yang disembelih dengan syariat Islam menunjukan grafik EEG dan juga ECG dengan aktivitas normal.
Artinya sapi tidak merasakan sakit sama sekali saat disembelih sesuai dengan syariat Islam. Adapun gerakan meronta pada sapi saat disembelih dinilai sebagai reaksi dari kejutan otot sapi semata.
Di sisi lain Penyembelihan konvensional dari barat menunjukan grafik EEG yang signifikan yang mengindikasikan kalau sapi merasakan rasa sakit.
Aktivitas ECG juga menunjukkan penurunan grafik yang mengakibatkan jantung sapi kehilangan kemampuan buat menaikkan darah.
Alhasil darah tak mampu keluar sehingga daging sapi yang disembelih secara konvensional barat tersebut dinilai tidak cukup aman buat dikonsumsi.







Komentar