Ketersediaan Air Bersih Ancam Gelaran Porseni PGRI di Soppeng

DBS NEWS, SOPPENG – Gelaran Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) tingkat Provinsi Sulawesi Selatan di Kabupaten Soppeng rencananya dilaksanakan pada 3-7 Juli 2023.

Namun jelang pelaksanaanya, isu tentang ketersediaan air bersih bagi para atlet, pelatih, ofisial dan suporter mulai jadi sorotan.

Sebagaimana diketahui, distribusi air bersih di sejumlah wilayah di Kabupaten Soppeng selama ini masih sering bermasalah hingga dikeluhkan warga.

Lantas bagaimana nasib para peserta nantinya?, terlebih data dari PGRI Kabupaten Soppeng, jumlah peserta yang datang ke Kabupaten Soppeng diperkirakan bisa mencapai 46 ribu orang.

“Info sementara, masing-masing Kontingen rata-rata 2.000 orang perkabupaten, sementara ada 23 Kabupaten/Kota se Provinsi Sulawesi Selatan,” ujar Ketua PGRI Kabupaten Soppeng, Muh Asis Makmur, Kamis (15/6/2023).

Puluhan ribu peserta tersebut rencananya akan dipondokkan di sejumlah rumah warga di beberapa kecamatan.

Khusus untuk atlet, pelatih dan ofisial akan ditempatkan di Kecamatan Lalabata, sedangkan untuk suporter atau penggembira akan disebar di kecamatan lainnya.

“Konsepnya waktu rapat, PDAM akan mendistribusikan air ke pemondokan para peserta menggunakan mobil-mobil tangki. Karena kita akui, ada beberapa tempat yang memang hanya 2 kali seminggu air mengalir,” kata Asis Makmur.

Sementara itu Direktur PDAM Kabupaten Soppeng, Andi Ahyar Saransi yang dikonfirmasi menyebut, bahwa pihaknya tengah menyiapkan tim untuk menangani distribusi air bersih ke pemondokan para peserta.

Tim tersebut nantinya akan terlebih dahulu memantau lokasi-lokasi pemondokan, setelah itu dilakukan evaluasi dan pemetaan tentang lokasi yang rawan.

“Kami dari PDAM Soppeng menyiapkan empat armada mobil tangki untuk menyuplai air ke lokasi pemondokan yang tidak lancar airnya,” kata Andi Ahyar Saransi.

“Selain itu, kita juga akan dibantu oleh tim Pemadam Kebakaran dalam menyuplai air tersebut,” imbuhnya. (id)

Komentar