DBS NEWS, SOPPENG – Sebanyak 30 persen sekolah tingkat SD/MI dan SMP/Mts di Kabupaten Soppeng terancam bakal terkena regrouping.
Regrouping adalah usaha penyatuan dua unit sekolah atau lebih menjadi satu kelembagaan dan diselenggarakan dalam satu pengelolaan.
Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Soppeng, Trusminardi menyebut, regrouping terjadi jika sebuah sekolah memiliki jumlah siswa yang di bawah standar nasional.
Saat ini, standar nasional jumlah siswa sebuah sekolah yaitu minimal memiliki 60 peserta didik.
“Ada kira-kira 30 persen sekolah di Soppeng yang bisa kena regrouping karena jumlah siswanya di bawah 60 orang,” ujar Trusminardi, Rabu (12/7/2023)
Rencana regrouping sekolah-sekolah di Soppeng ini masih menunggu instruksi dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia.
Sejauh ini, Kemendikbudristek masih memberi kelonggaran kebijakan kepada Kabupaten Soppeng, mengingat dampak dari regrouping yang dinilai bisa menyebabkan lonjakan kasus putus sekolah.
“Saya habis konsultasi dengan Kementerian, mereka masih memberi kebijakan karena pertimbangan bakal banyak kasus siswa putus sekolah.”
“Banyak siswa yang memilih berhenti sekolah jika jarak sekolahnya semakin jauh,” ungkap Trusminardi.
Sementara itu, Data Disdikbud Soppeng, jumlah sekolah SD/MI dan SMP/Mts di Kabupaten Soppeng pada tahun 2023 adalah sebanyak 292 sekolah.
Jumlah itu terdiri dari, SD/MI sebanyak 254 sekolah dan SMP/Mts sebanyak 38 sekolah.
Angka itu jauh berkurang dibandingkan jumlah sekolah SD/MI dan SMP/Mts di tahun 2022.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Soppeng, pada tahun 2022, jumlah sekolah masih mencapai 345 unit, dengan rincian, SD/MI sebanyak 275 sekolah dan SMP/Mts sebanyak 70 sekolah.
Sedangkan untuk jumlah siswa, BPS Soppeng mencatat, tahun 2022 jumlah siswa SD/MI dan SMP/Mts di Kabupaten Soppeng total mencapai 30.655 orang.
Jumlah itu terdiri dari siswa SD/MI sebanyak 20.117 orang dan siswa SMP/Mts sebanyak 10.538 orang.
Angka itu berkurang dibandingkan jumlah siswa di tahun 2021, dimana saat itu, total siswa SD/MI dan SMP/Mts di Kabupaten Soppeng masih di angka 31.053.
Dengan rincian, siswa SD/MI sebanyak 20.368 orang dan siswa SMP/Mts sebanyak 10.685 orang. (id)







Komentar