Ket.foto : Bupati Soppeng, Andi Kaswadi Razak
DBS NEWS, SOPPENG – Bupati Soppeng, Andi Kaswadi Razak membantah tudingan terhadap dirinya perihal dugaan eksperimen dinasti politik pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Soppeng 2024 mendatang.
“Ada cerita lagi, kemarin saya dengar lagi. Itu pak bupati dia korbankan anaknya, masa mau dijadikan calon.” ujar Kaswadi di acara Peluncuran Tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Soppeng, Sabtu (29/6/2024).
Padahal menurut Kaswadi, tidak pernah tercetus dalam pikirannya untuk mencalonkan anak dan keluarganya dalam Pilkada Soppeng mendatang.
“Seolah-olah saya mengorbankan keluarga saya, padahal tidak pernah tercetus dalam diri saya dan keluarga untuk memajukan anak-anak tapi sudah divonis saya korbankan anak saya,” imbuh Kaswadi
Bagi Kaswadi, berpolitik itu harus mengikuti mekanisme yang sudah ditetapkan partai. Setiap kebijakan berasal dari keputusan partai dan harus dijalankan mutlak oleh kader.
“Kita berpolitik itu ada mekanisme. Kalau partai mengatakan tidak bisa tidak. Jalankan perintah partai. Kita mau apa,” sambungnya.
Lebih lanjut, Kaswadi justru mengaku heran dengan kondisi perpolitikan di Kabupaten Soppeng saat ini, karena belum ada partai politik yang mengeluarkan rekomendasi untuk Calon Bupati-Wakil Bupati Soppeng.
“Sampai hari ini belum ada partai politik yang sudah mengeluarkan rekomendasi yang bisa dipakai di KPU, kalau di Wajo mungkin sudah.”
“Ndak tahu kenapa belum ada, saya juga heran, saya satu bulan meninggalkan daerah, melaksanakan ibadah haji, saya berangkat masih nol, kembali juga nol. Ada apa ini?,” ujar Kaswadi sambil tersenyum. (id)







Komentar