Ketua DPC LSM Amanat Perjuangan Rakyat (AMPERA), Ilyeas Arguna
DBS NEWS, SOPPENG – Ketua DPC LSM Amanat Perjuangan Rakyat (AMPERA), Ilyeas Arguna menyoroti banyaknya laporan kasus korupsi yang terjadi di Kabupaten Soppeng.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Selatan yang dikutip pada 14 Oktober 2024, dari 31 jumlah laporan kasus korupsi yang terjadi di Sulsel selama tahun 2023, sebanyak 16 diantaranya berasal dari Kabupaten Soppeng.

“Korupsi bukan hanya merugikan negara dan daerah tapi juga masyarakat yang seharusnya menjadi kelompok sasaran. Korupsi juga akan mencoreng citra baik dan eksistensi birokrasi di Indonesia termasuk di Kabupaten Soppeng,” ujar Ilyeas, Minggu (20/10/2024).
Lebih lanjut, Ilyeas mengingatkan mengenai pesan Presiden RI yang baru dilantik terkait dengan pencegahan dan pemberantasan korupsi. Dimana menurutnya, sosok pemimpin harus menjadi contoh yang baik, karena baik buruknya suatu hasil tergantung dari cipta karya dan pemikiran seorang pemimpin.
“Jika menyimak pidato pelantikan Presiden Prabowo yang sangat konsen terhadap pemberantasan korupsi di Indonesia, pemerintah daerah tentu harus mendukung presiden dalam mencegah dan memberantas korupsi.”
“Presiden menekankan bahwa pemimpin harus memberi contoh yang baik, jika ada ikan yang busuk, mulai dari kepalanya, maka seluruh pimpinan lembaga negara harus menjadi contoh yang baik kata pak Prabowo. Bupati yang akan dipilih pada November 2024 juga harus lebih konsen pada pencegahan korupsi di Soppeng,” ujar Ilyas.
(Idham)







Komentar