Kantor Bupati Soppeng dan Kantor BPS Sulsel
DBS NEWS, SOPPENG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Soppeng dan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) ternyata memiliki data yang berbeda terkait jumlah laporan kasus korupsi yang terjadi di Kabupaten Soppeng.
Dalam surat pernyataan resmi yang dikirimkan ke redaksi DBS News pada Sabtu (19/10/2024), Pemkab Soppeng melalui Diskominfo Soppeng mengklaim bahwa jumlah laporan kasus korupsi di wilayahnya tidak sebanyak seperti yang telah dipublikasikan oleh BPS Sulsel.
“Berdasarkan hasil koordinasi dengan Unit Tindak Pidana Korupsi POLRES Soppeng, disampaikan bahwa Laporan dan Penyelesaian tindak pidana korupsi pada tahun 2023 nihil atau tidak ada kasus korupsi yang diproses.”
“Sementara berdasarkan hasil koordinasi pada Kejaksaan Negeri Soppeng, disampaikan bahwa perkara tindak pidana korupsi yang ditangani pihak Kejaksaan, pada tahun 2023 diproses 1 kasus Tipikor atas pekerjaan jalan dan jembatan oleh Dinas Bina Marga Provinsi Sulawesi Selatan. Penetapan tersangka atas Tipikor ini tentu tidak dapat diklasifikasi sebagai perbuatan pelanggaran hukum oleh Pemerintahan Daerah Kabupaten Soppeng karena Pelaku dan Lokus pekerjaan merupakan kegiatan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan,” tulis Kepala Diskominfo Soppeng, Kanaruddin dalam suratnya.
Sementara itu, BPS Sulsel dalam publikasi terbarunya mengenai Statistik Politik dan Keamanan Provinsi Sulawesi Selatan 2023 yang dirilis pada 14 Oktober 2024, mencatat bahwa, dari 31 laporan kasus korupsi yang terjadi di Sulsel selama tahun 2023, sebanyak 16 diantaranya terjadi di Kabupaten Soppeng. Tujuh laporan lainnya terjadi di Makassar, dua di Jeneponto, kemudian masing-masing satu laporan terjadi di Selayar, Bulukumba, Takalar, Barru, Wajo dan Pinrang.
Dibandingkan tahun sebelumnya, jumlah laporan kasus korupsi di Kabupaten Soppeng ini meningkat tajam. Tahun 2021 jumlah laporan kasus korupsi di Bumi Latemmamala hanya mencapai dua kasus, bahkan di tahun 2022 tidak ada laporan kasus korupsi yang tercatat versi data BPS.

Menariknya, BPS Sulsel menyebut data yang dipublikasikannya ini bersumber dari Polres/Polresta/Polrestabes dan Polda Sulsel.
(Idham)







Komentar