APDESI Soppeng Laporkan Kasus Nyawer Kades Paroto ke Bupati

Tangkapan layar video nyawer Kepala Desa Paroto

DBS NEWS, SOPPENG – Kasus Kepala Desa (Kades) Paroto yang menyawer seorang biduan dengan cara yang tidak senonoh terus bergulir. Terbaru, Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Soppeng telah melaporkan kejadian ini ke Bupati Soppeng, Andi Kaswadi Razak.

“Saya sudah sampaikan sama Pak Bupati, mungkin akan dipanggil,” tulis Plt. Ketua APDESI Kabupaten Soppeng, Andi Sillang melalui pesan WhatsApp, Rabu (4/12/2024).

Selain melaporkan ke Bupati Soppeng, pihak APDESI Soppeng juga telah menggelar pertemuan dengan Kepala Desa Paroto.

“Saya pernah panggil dan menegur beliau,” tandas Andi Sillang.

Sebelumnya, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Soppeng juga telah memberikan peringatan dan teguran lisan kepada Kepala Desa Paroto terkait aksi saweran tak senonohnya.

“Kami sudah menegur agar tidak mengulangi kejadian yang sama dan kedepannya lebih bisa menjaga attitude di depan publik. Penting bagi seorang pejabat untuk selalu menjaga attitude atau sikapnya di depan publik sehingga tidak menimbulkan persepsi negatif di masyarakat. Karena penilaian dan sudut pandang masyarakat itu berbeda-beda,” ujar Kepala Dinas PMD Kabupaten Soppeng, Chair, Rabu (4/12/2024).

Diberitakan sebelumnya, beredar sebuah video memperlihatkan seorang yang diduga oknum Kepala Desa di Kabupaten Soppeng sedang menyawer atau memberikan uang kepada seorang biduan atau penyanyi dalam suatu acara.

Menjadi kontroversi karena oknum Kades yang diduga bertugas di Desa Paroto dan berinisial M tersebut memberikan uang saweran dengan gaya yang tidak biasa.

Dalam video berdurasi 27 detik yang diterima redaksi DBS News pada Selasa (3/12/2024), nampak oknum Kades tersebut menyawer dengan cara memasukkan uang langsung ke dalam celana sang penyanyi.

Aksi oknum Kades itupun membuat heboh warga yang ada di lokasi acara, sedangkan oknum Kades nampak hanya tertawa setelah melakukan aksinya.

Sementara itu, hingga berita ini dipublikasikan, Kepala Desa Paroto masih belum bisa dikonfirmasi. Pesan WhatsApp dan panggilan telepon yang dilakukan redaksi DBS News tidak mendapat tanggapan.

(Idham)

Komentar