Ilustrasi (Ist)
DBS NEWS, SOPPENG – Alih fungsi lahan persawahan di wilayah Kabupaten Soppeng semakin masif. Hal ini diungkap oleh Wakil Bupati Soppeng, Selle KS Dalle dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Soppeng, Rabu (28/5/2025).
“Evaluasi Badan Pusat Statistik (BPS), area persawahan kita dari tahun 2002 sampai tahun 2024 itu terus berkurang, saat ini kurang lebih 2 ribu hektare yang beralih fungsi menjadi perumahan dan lain sebagainya,” ujar Selle.
Menurut Selle, jika alih fungsi lahan persawahan terus dibiarkan maka akan berpengaruh pada menurunnya produksi pertanian di Kabupaten Soppeng kedepannya.
“Ini kalau tidak menjadi perhatian dan pencermatan kita, maka akan menurun secara signifikan produksi pertanian kita di kabupaten soppeng,” kata Selle.
Beruntungnya, karena Kabupaten Soppeng saat ini masuk dalam program optimalisasi pengelolaan dan peningkatan lahan non rawa dan rawa.
Program ini menurut Selle akan mampu mengoptimalkan lahan-lahan yang selama ini tidak berfungsi maksimal sebagai area persawahan.
Selle optimis 2 ribu hektare lahan persawahan yang telah hilang bakal bisa dikembalikan melalui program ini.
“Tetapi itu semua butuh komitmen dari kita semua, kalau lahannya sudah kita siapkan tentu butuh support dan dukungan dari kita kita semua, kebijakannya tentu dibahas dan ditentukan di ruangan ini (DPRD Kabupaten Soppeng),” ucap Selle.
Penulis : Idham







Komentar