Kunjungan kerja jajaran Pemerintah Kabupaten Soppeng ke Pasar Sentral Soppeng beberapa waktu lalu
DBS NEWS, SOPPENG – Rencana relokasi pedagang Pasar Sentral Soppeng, Kelurahan Lapajung, Kecamatan Lalabata, belum juga terlaksana sampai hari ini, Senin (16/6/2025).
Padahal sebelumnya, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (PPK-UKM) Kabupaten Soppeng, menargetkan relokasi akan dilaksanakan sebelum hari raya Idul Adha.
Kepala Dinas PPK-UKM Kabupaten Soppeng, Andi Agus Salim menyebut, relokasi molor dikarenakan lamanya proses sosialisasi kepada para pedagang.
“Sosialisasinya lebih lama dari yang kami perkirakan,” ujarnya.
Sosialisasi ini penting dilakukan agar para pedagang memahami maksud dan tujuan kebijakan tersebut. Selain itu, sosialisasi juga berfungsi untuk mendapatkan dukungan dan mengurangi resistensi dari pedagang terhadap relokasi.
“Alhamdulillah dari komunikasi yang kami lakukan para pedagang menerima dengan baik,” kata Andi Agus.
Dinas PPK-UKM Kabupaten Soppeng menargetkan bisa melakukan proses relokasi di akhir bulan Juni 2025 ini. Prosesnya akan diawali dengan pengambilan nomor urut oleh para pedagang sebelum menentukan tempat.
“Insya Allah pekan depan kita lakukan undian nomor urutnya untuk penentuan tempat,” ucap Andi Agus.
Data Dinas PPK-UKM Kabupaten Soppeng, total ada sekira 200 pedagang yang rencananya bakal direlokasi. Mereka bakal dipindahkan ke lokasi alternatif yang berada di lahan parkir dan di dalam Pasar Sentral Soppeng sendiri.
Penulis : Idham







Komentar