PJ Sekda Soppeng, Andi Muhammad Surahman
DBS NEWS, SOPPENG – Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Soppeng, Andi Muhammad Surahman menyoroti rendahnya kontribusi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Soppeng.
Hal ini menjadi salah satu poin penting yang dilaporkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Soppeng dalam Rapat Paripurna DPRD terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024, Rabu (2/7/2025).

“Kontribusi BUMD terhadap penerimaan Pemerintah Daerah memang diakui masih rendah dibanding investasi yang telah dilakukan oleh Pemerintah Daerah, kami akui bahwa ini merupakan penyakit umum setiap BUMD,” ujarnya.
Namun menurut Andi Surahman, kondisi saat ini jauh lebih baik, karena menurut laporan keuangan masing-masing BUMD, beberapa diantaranya sudah mampu membiayai operasional sendiri bahkan memberikan kontribusi kepada Pemerintah Daerah walaupun masih kecil.
“Kecuali PDAM yang masih berkinerja ‘Sakit’ dan ini menjadi perhatian kita bersama untuk memperbaikinya,” ujar Surahman.
Sayangnya, dalam rapat paripurna ini, Pj Sekda tidak mengungkap jumlah kontribusi yang diterima Pemkab dari BUMD di Kabupaten Soppeng.
Saat dikonfirmasi wartawan setelah rapat paripurna, Andi Surahman mengaku tidak tahu nilai pastinya.
“Saya tidak tahu nilai atau angka pastinya, karena ini adalah jawaban umum dari pertanyaan fraksi saat rapat paripurna,” ujar Surahman.
Penulis : Idham







Komentar