Ilustrasi
DBS NEWS, SOPPENG – Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan (DTPHPKP) Kabupaten Soppeng, Ariyadin Arif, mengklaim tidak ada diskriminasi dalam pemilihan kelompok tani penerima bantuan benih padi dan jagung dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan.
Menurutnya, kelompok tani penerima bantuan telah melalui proses verifikasi dari tingkat kecamatan oleh para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) DTPHPKP Kabupaten Soppeng.
“Kelompok Tani yang dapat bantuan menyesuaikan dengan usulan dan verifikasi kecamatan dengan memperhatikan jadwal tanam dan usulan varietas,” ujar Ariyadin, Jumat (7/11/2025).
Kelompok tani penerima bantuan ini juga dipastikan belum menerima bantuan serupa di program lain di tahun yang sama.
“Tidak bisa tumpang tindih untuk bantuan serupa pada tahun yang sama, karena ada bantuan bencana kemudian ada juga di pengusulan reguler dan pengusulan oplah,” kata Ariyadin.
Sekedar diketahui, bantuan yang disalurkan mencakup benih padi sebanyak 161.000 kilogram untuk lahan seluas 6.440 hektare, serta benih jagung sebanyak 3.750 kilogram untuk lahan seluas 250 hektare.
Terdapat 5 kelompok tani penerima bantuan benih padi dan 10 kelompok tani penerima bantuan benih jagung. Penyaluran bantuan dilaksanakan pada Selasa (4/11/2025).
Adapun kelompok tani penerima bantuan benih jagung, yaitu:
1. KT Padaelo (Desa Barae, Kecamatan Marioriwawo)
2. KT Paddangeng (Desa Lalabata Riaja, Kecamatan Donri-Donri)
3. KT Sappewalie (Desa Tellu Limpoe, Kecamatan Marioriawa)
4. KT Lappa Tappere (Desa Belo, Kecamatan Ganra)
5. KT Temmappasilai’ngeng (Desa Belo, Kecamatan Ganra)
Sementara kelompok tani penerima bantuan benih padi, yaitu:
1.KT Mabbaja Pole (Kelurahan Labessi, Kecamatan Marioriwawo)
2. KT Sipakatau (Desa Watu Toa, Kecamatan Marioriwawo)
3. KT Lajuale (Desa Timusu, Kecamatan Liliriaja)
4. KT Pallawa (Desa Timusu, Kecamatan Liliriaja)
5. KT Lemo-lemo (Desa Masing, Kecamatan Lilirilau)
6. KT Denra (Desa Maccile, Kecamatan Lalabata)
7. KT Wae Tuo (Desa Leworeng, Kecamatan Donri-Donri)
8. KT Mappasituju’e (Desa Tellu Limpoe, Kecamatan Marioriawa)
9. KT Yajang Panua (Desa Lompulle, Kecamatan Ganra)
10. KT Bottoe (Desa Kampiri, Kecamatan Citta)
Penulis: Idham







Komentar