Bupati Soppeng, Suwardi Haseng
DBS NEWS, SOPPENG – Bupati Soppeng, Suwardi Haseng, blak-blakan mengungkap alasan di balik perubahan tajuk kegiatan tahunan dari Ramadan Fest menjadi Pasar Ramadan.
Hal itu ia sampaikan saat meresmikan pembukaan Pasar Ramadan di Lapangan Gasis Watansoppeng, Selasa (24/2/2026).
Menurut Suwardi, gelaran ini sebenarnya nyaris tidak dilaksanakan pada tahun ini. Selain karena faktor teknis, di mana agenda tersebut hampir terlupakan dalam perencanaan, kendala utama muncul dari sulitnya mencari organisasi atau kelompok yang bersedia menjadi pelaksana atau penyelenggara kegiatan.
“Saya sudah menghubungi berbagai organisasi, baik yang pernah melaksanakan kegiatan ini sebelumnya maupun organisasi lainnya, namun kelihatannya mereka tidak bersedia.”
“Ada yang bersedia namun dengan syarat harus ada dukungan bantuan pendanaan dari Pemerintah Kabupaten Soppeng,” ungkap Suwardi.
Permintaan tersebut sulit dipenuhi lantaran saat ini pemerintah daerah tengah melakukan efisiensi anggaran, ditambah adanya regulasi ketat yang membatasi pemberian bantuan dana untuk kegiatan semacam itu.
Enggan membiarkan tradisi Ramadan di Soppeng hilang begitu saja, Suwardi akhirnya memutuskan untuk menunjuk Perseroda PT Lamataesso sebagai penyelenggara.
PT Lamataesso merupakan perusahaan pengelola Kawasan Wisata Alam (KWA) Lejja dan Kawasan Industri Hasil Tembakau.
“Langkah ini diambil agar masyarakat Soppeng tetap memiliki pusat perputaran ekonomi,” tandas Suwardi.
Sekedar diketahui, kegiatan Ramadan Fest sejak tahun 2021 hingga 2025 diselenggarakan oleh Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Soppeng.







Komentar