Menakar “Kewarasan” Target 5,84 Persen Kemiskinan Pemkab Soppeng pada 2027

Ilustrasi

DBS NEWS, SOPPENG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Soppeng menargetkan mampu menurunkan angka kemiskinan hingga 5,84 persen pada tahun 2027.

Hal ini disampaikan oleh Bupati Soppeng, Suwardi Haseng dalam Rapat Paripurna DPRD dalam rangka Penyerahan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027, Rabu (29/7/2026)

“Pada tahun 2027, tingkat Kemiskinan 5,84%-6,19%,” ujarnya.

Lantas, seberapa realistis sebenarnya target Pemkab Soppeng ini jika berkaca pada tren historis penurunan angka kemiskinan daerah dalam beberapa tahun terakhir?

Untuk diketahui, data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk miskin di Kabupaten Soppeng pada tahun 2025 ada sebanyak 15,34 ribu jiwa atau 6,65 persen dari total jumlah penduduk.

Dengan target mencapai hingga 5,84 persen pada tahun 2027, maka Pemkab Soppeng membutuhkan penurunan  hingga 0,81 poin.

Angka penurunan sebesar 0,81 poin ini jauh lebih besar dibandingkan rata-rata penurunan historis tahun-tahun sebelumnya.

Sebagai perbandingan, pada periode 2021 ke 2022, persentase penduduk miskin hanya turun tipis sebesar 0,04 poin dari 7,53 persen menjadi 7,49 persen.

Tren penurunan yang sangat kecil kembali terjadi pada periode 2022 ke 2023 yang hanya berkurang 0,01 poin dari 7,49 persen menjadi 7,48 persen.

Penurunan yang sangat signifikan baru terjadi pada periode 2023 ke 2024 dengan berkurang hingga 0,58 poin dari 7,48 persen menjadi 6,90 persen.

Sebelum akhirnya kembali melambat pada periode 2024 ke 2025 dengan penurunan sebesar 0,25 poin dari 6,90 persen menjadi 6,65 persen.

Penulis: Idham

Komentar