Karhutla Meluas, Anggaran Makan-Minum Petugas Justru Masih Digodok di DPRD Soppeng

Ilustrasi

DBS NEWS, SOPPENG – Di tengah meluasnya kasus Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Soppeng, fakta mengejutkan terungkap terkait kesiapan pendanaan di lapangan.

Dukungan anggaran operasional untuk makan-minum bagi petugas yang menangani Karhutla ternyata masih dalam tahap pembahasan di tingkat DPRD.

Hal tersebut diungkapkan oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Soppeng, Andi Haeruddin, saat dikonfirmasi DBS News, Rabu (9/9/2026).

“Sementara dibahas di DPRD, khusus untuk anggaran makan-minum petugas di pos jaga,” ujarnya.

Rencananya, anggaran makan-minum tersebut nantinya akan masuk ke dalam Rencana Kerja Anggaran (RKA) pihak pemerintah kecamatan dan kelurahan.

“Nanti setelah perubahan anggaran baru ditransfer,” ujar Andi Haeruddin.

Ditanya mengenai nilai anggaran dan kapan target waktu pencairan, Andi Haeruddin mengaku belum bisa memastikan.

“Sabar-sabarmi,” tandasnya.

Kendati demikian, jika situasi karhutla sudah dianggap darurat, Pj Sekda Soppeng memastikan bahwa penanganan di lapangan tetap bisa berjalan sambil menunggu pengesahan.

“Jika kondisinya mendesak dan darurat, pemerintah dapat langsung menggunakan Biaya Tidak Terduga (BTT),” ujarnya.

Penulis: Idham

Komentar