Istimewa
DBS NEWS, SOPPENG – Kecamatan Citta menjadi satu-satunya wilayah di Kabupaten Soppeng yang terdeteksi berada pada tingkat keparahan tertinggi atau kategori Awas dalam pemetaan tingkat bahaya kekeringan meteorologis.
Hal itu berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV untuk dasarian pertama periode 1 hingga 10 September 2026.
BMKG sendiri membagi tingkat bahaya kekeringan meteorologis dalam tiga kategori, selain status Awas, ada juga status Siaga dan Waspada.
Wilayah Soppeng yang masuk dalam kategori Siaga meliputi Donri-Donri, Ganra, Lalabata, dan Lilirilau.
Sementara wilayah yang berada pada kategori Waspada mencakup Kecamatan Liliriaja, Marioriawa, dan Marioriwawo.
Ketua Tim Bidang Meteorologi BMKG Wilayah IV Makassar, Rizky Yudha, menyebut ada tiga parameter yang digunakan dalam penentuan status tingkat bahaya kekeringan.
“Parameternya adalah Hari Tanpa Hujan (HTH), prakiraan Probalitas Curah Hujan (PCH), dan Standardized Precipitation Index (SPI) atau Indeks Curah Hujan Terstandarisasi,” ujar Rizky, Rabu (2/9/2026).
Kategori Awas atau tingkat terparah ditetapkan apabila suatu wilayah mengalami HTH selama 61 hari atau lebih, dengan prakiraan probabilitas curah hujan kurang dari 20 milimeter per dasarian bernilai di atas 70 persen, serta indeks SPI kurang dari atau sama dengan -2,00.


Penulis: Idham







Komentar