Potensi Hujan Nihil, BMKG Petakan Level Kekeringan Tiap Kecamatan di Soppeng

Ilustrasi

DBS NEWS, SOPPENG – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV memperkirakan potensi hujan di Kabupaten Soppeng berada dalam kategori nihil pada dasarian pertama, dari tanggal 1 hingga 10 September 2026. 

Dalam buletin informasi peringatan dini cuaca dan iklim bernomor e.B/KL.00.02/196/KBB4/VIII/2026 tertanggal 31 Agustus 2026, seluruh wilayah Kabupaten Soppeng tercatat telah sepenuhnya memasuki musim kemarau.

Kondisi ini diperparah oleh dinamika atmosfer global di mana Indeks ENSO saat ini berada pada fase El Nino Sangat Kuat dengan indeks SST Nino3.4 mencapai +2.22, sementara IOD dalam fase netral.

Seiring dengan tidak adanya potensi hujan tersebut, BMKG juga merinci status peringatan dini kekeringan meteorologis (PDKM) untuk dasarian pertama di setiap kecamatan di Kabupaten Soppeng ke dalam beberapa level kewaspadaan.

Sebanyak tiga kecamatan tercatat berada pada kategori Waspada, yaitu Kecamatan Liliriaja, Marioriawa, dan Marioriwawo.

Sementara itu, wilayah yang berada pada level Siaga meliputi Kecamatan Donri-Donri, Ganra, Lalabata, dan Lilirilau.

Adapun satu wilayah di Kabupaten Soppeng yang terdeteksi berada pada tingkat keparahan tertinggi atau kategori Awas adalah Kecamatan Citta.

“Kiranya informasi ini bisa dijadikan kewaspadaan dan pertimbangan untuk melakukan langkah mitigasi dampak ikutan kondisi tersebut,” tulis Kepala BMKG Wilayah IV, Nasrol Adil dalam rilisnya.

Penulis: Idham

Komentar