Ilustrasi
DBS NEWS, SOPPENG – Kabupaten Soppeng menempati peringkat ke-18 dalam capaian produksi perikanan di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).
Hal ini berdasarkan data Kementerian Kelautan dan Perikanan yang dipublikasikan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel pada 27 Februari 2026.
Secara akumulatif, Soppeng mencatatkan volume produksi sebesar 5.614 ton dengan nilai ekonomi mencapai Rp89.337.860.000 sepanjang tahun 2024.
Capaian tersebut menempatkan Soppeng hanya unggul di atas beberapa daerah, seperti Sidenreng Rappang yang mencatatkan 4.668 ton, Luwu Utara 4.108 ton, Gowa 2.709 ton, Tana Toraja 54 ton, Enrekang 50 ton, dan Toraja Utara 44 ton.
Sementara itu, posisi tiga besar di tingkat Provinsi Sulsel masih didominasi oleh Kabupaten Bone dengan akumulasi 219.053 ton, disusul Bulukumba 117.930 ton, dan Wajo 112.071 ton.
Secara keseluruhan, total volume produksi perikanan di Sulsel mencapai 1.024.969 ton dengan nilai ekonomi Rp28.588.578.312.000.
Berikut data capaian produksi perikanan Kabupaten/Kota di Sulsel yang diurutkan berdasarkan akumulasi volume terbanyak:
1. Bone
Volume: 219.053 Ton
Nilai: Rp6.574.021.190.000
2. Bulukumba
Volume: 117.930 Ton
Nilai: Rp3.778.389.600.000
3. Wajo
Volume: 112.071 Ton
Nilai: Rp3.478.375.784.000
4. Sinjai
Volume: 78.538 Ton
Nilai: Rp1.553.354.480.000
5. Maros
Volume: 65.098 Ton
Nilai: Rp2.098.517.980.000
6. Kepulauan Selayar
Volume: 51.220 Ton
Nilai: Rp1.448.520.460.000
7. Takalar
Volume: 50.330 Ton
Nilai: Rp1.244.912.792.000
8. Pangkajene Dan Kepulauan
Volume: 44.292 Ton
Nilai: Rp1.086.072.816.000
9. Kota Makassar
Volume: 41.228 Ton
Nilai: Rp1.227.211.028.000
10. Jeneponto
Volume: 40.836 Ton
Nilai: Rp652.613.900.000
11. Barru
Volume: 40.828 Ton
Nilai: Rp1.061.234.150.000
12. Luwu
Volume: 38.077 Ton
Nilai: Rp1.073.420.892.000
13. Kota Palopo
Volume: 34.630 Ton
Nilai: Rp911.063.246.000
14. Pinrang
Volume: 30.730 Ton
Nilai: Rp854.691.730.000
15. Luwu Timur
Volume: 20.989 Ton
Nilai: Rp486.263.954.000
16. Bantaeng
Volume: 14.046 Ton
Nilai: Rp468.553.000.000
17. Kota Parepare
Volume: 7.828 Ton
Nilai: Rp216.864.362.000
18. Soppeng
Volume: 5.614 Ton
Nilai: Rp89.337.860.000
19. Sidenreng Rappang
Volume: 4.668 Ton
Nilai: Rp100.729.290.000
20. Luwu Utara
Volume: 4.108 Ton
Nilai: Rp120.298.000.000
21. Gowa
Volume: 2.709 Ton
Nilai: Rp59.711.102.000
22. Tana Toraja
Volume: 54 Ton
Nilai: Rp1.681.250.000
23. Enrekang
Volume: 50 Ton
Nilai: Rp1.370.600.000
24. Toraja Utara
Volume: 44 Ton
Nilai: Rp1.367.950.000
Sulawesi Selatan
Volume: 1.024.969 Ton
Nilai: Rp28.588.578.312.000
Penulis: Idham







Komentar