Ilustrasi
DBS NEWS, SOPPENG – Kabupaten Soppeng menempati peringkat ke-15 dalam daftar kabupaten/kota di Sulawesi Selatan (Sulsel) dengan jumlah kerugian materi terbanyak akibat kecelakaan lalu lintas (lakalantas) sepanjang tahun 2025.
Data Ditlantas Polda Sulsel, total kerugian materi akibat lakalantas di Kabupaten Soppeng pada tahun 2025 mencapai Rp302.100.000 dari 150 kejadian lakalantas.
Angka ini meningkat dibandingkan dengan kerugian pada tahun 2024 yang tercatat masih di angka Rp241.500.000 dari 182 kejadian lakalantas.
Jika dibandingkan dengan kabupaten/kota lainnya di Sulsel pada tahun 2025, nilai kerugian materi di Kabupaten Soppeng menempatkan daerah ini di peringkat ke-15.
Adapun wilayah dengan nilai kerugian materi tertinggi akibat lakalantas di Sulsel pada tahun 2025 dimiliki oleh Kota Makassar dengan angka mencapai Rp1.998.450.000 dari 2.079 kejadian.
Kemudian disusul oleh Kabupaten Barru di peringkat kedua dengan nilai Rp1.696.650.000 dari 257 kejadian lakalantas, dan Kabupaten Maros dengan nilai Rp1.570.650.000 dari 734 kejadian.
Sementara daerah dengan kerugian materi terendah akibat lakalantas dimiliki oleh Kepulauan Selayar dengan nilai Rp33.900.000 dari 61 kejadian lakalantas.
Berikut adalah peringkat 24 kabupaten/kota di Sulsel berdasarkan besaran kerugian materi akibat kecelakaan lalu lintas pada tahun 2025:
1. Kota Makassar : 1.998.450.000 (2.079 kejadian lakalantas)
2. Barru : 1.696.650.000 (257 lakalantas)
3. Maros : 1.570.650.000 (734 lakalantas)
4. Bone : 1.165.100.000 (698 lakalantas)
5. Luwu Timur : 662.250.000 (254 lakalantas)
6. Pangkajene Dan Kepulauan : 651.800.000 (314 lakalantas)
7. Gowa : 520.830.000 (634 lakalantas)
8. Bantaeng : 515.320.000 (251 lakalantas)
9. Jeneponto : 510.400.000 (523 lakalantas)
10. Luwu Utara : 504.950.000 (221 lakalantas)
11. Sidenreng Rappang : 479.450.000 (166 lakalantas)
12. Kota Palopo : 478.150.000 (166 lakalantas)
13. Wajo : 429.750.000 (169 lakalantas)
14. Pinrang : 373.350.00 (340 lakalantas)
15. Soppeng : 302.100.000 (150 lakalantas)
16. Luwu : 254.700.000 (241 lakalantas)
17. Kota Parepare : 252.000.00p (119 lakalantas)
18. Toraja Utara : 248.500.000 (81 lakalantas)
19. Takalar : 208.000.000 (295 lakalantas)
20. Enrekang : 205.500.000 (158 lakalantas)
21. Bulukumba : 135.100.000 (618 lakalantas)
22. Tana Toraja : 48.200.000 (50 lakalantas)
23. Sinjai : 45.500.000 (155 lakalantas)
24. Kepulauan Selayar : 33.900.000 (61 lakalantas)
Penulis: Idham







Komentar