DBS NEWS, SOPPENG – Bupati Soppeng, Andi Kaswadi Razak mengungkap bahwa ada sekira 100 Ribu Ton beras produksi Kabupaten Soppeng yang dikirim keluar daerah tiap tahunnya tanpa diketahui tujuannya.
Hal ini disampaikan Kaswadi saat menjadi pembicara di acara Tribun Podcast Series#13, Selasa (18/10/2022).
“160 Ribu Ton beras produksi kami, hanya sekitar 50 Ribu Ton yang dikonsumsi oleh masyarakat soppeng. Ini beras bukan gabah, kalau gabah 200 Ribu Ton. Nah ini yang 100 Ribu Ton yang keluar entah kemana,” ungkap Kaswadi.
Mengatinsipasi hal tersebut agar tidak kembali terulang tiap tahunnya, Kaswadi berjanji akan mulai membatasi pengiriman beras ke daerah lain.
Hal itu dilakukan juga sebagai upaya untuk menjadikan Kabupaten Soppeng sebagai daerah produksi beras terbaik di Sulawesi Selatan.
“Beras akan dibatasi keluar, karena kami ingin membuat beras terbaik kualitasnya, aroma dan rasanya. Otomatis jika kami yang produksi, maka penggilingan-penggilingan yang ada di daerah ini bisa lebih dimaksimalkan,” kata Kaswadi. (id)







Komentar