DBS NEWS, SOPPENG – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Soppeng mencatat, jumlah pinjaman warga di Bank umum di Kabupaten Soppeng mencapai Rp28 Milyar pada tahun 2021.
Jumlah pinjaman itu berasal dari 31.325 nasabah dari tiga bank yang ada di Kabupaten Soppeng, yaitu Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI) dan Bank Sulselbar.
Pinjaman terbanyak berasal dari sektor konstruksi yang mencapai Rp12 milyar, sektor industri dengan Rp4,7 milyar dan sektor pertanian Rp4,2 milyar.
Lalu sektor jasa pemerintahan dan swasta mencapai Rp3,7 milyar, sektor perdagangan Rp2,4 milyar dan sektor pengangkutan mencapai Rp940 juta.
Sementara itu, berdasarkan data Perum Pegadaian Watangsoppeng, jumlah barang jaminan warga Soppeng di PT Pegadaian (Persero) Watansoppeng pada tahun 2021 mencapai angka 44.093 barang dengan total nilai kredit barang Rp181 Milyar.
Dari jumlah tersebut, hanya 11 Persen atau 4.656 barang jaminan yang telah ditebus dengan total nilai tebusan hanya mencapai Rp21 Milyar.
Sementara, jumlah barang pinjaman yang bisa dilelang hanya mencapai 684 item, dengan total nilai barang hanya mencapai Rp2,7 Milyar. (id)







Komentar