DBS NEWS, SOPPENG – Pengguna komputer seperti PC, Laptop, Notebook dan Tablet di Kabupaten Soppeng kian menurun.
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Selatan mencatat, di tahun 2022, penduduk Kabupaten Soppeng yang masih menggunakan komputer hanya mencapai angka 13,06 persen.
Bahkan di tahun 2021, pengguna komputer di kota Kalong hanya berada di angka 11,05 persen.
Penggunaan komputer untuk berinternet juga tercatat kian menurun, dari 3,32% pada 2021 menjadi 3,25% pada tahun 2022.
Penetrasi pengguna komputer terbanyak di Sulawasi Selatan masih terpusat di daerah perkotaan. Dimana Kota Palopo, Makassar dan Parepare menunjukkan persentase tertinggi.
Posisi pertama ditempati oleh Kota Palopo, dimana sebanyak 20,30 persen warganya masih menggunakan komputer.
Lalu disusul Kota Makassar dengan persentase 19,92 persen dan Kota Pare-Pare dengan 19,91.
Kian berkurangnya penggunaan komputer ini diduga karena semakin berkembangnya teknologi telepon seluler cerdas.
Di Kabupaten Soppeng, penetrasi pengguna telepon seluler atau handphone telah mencapai 71,97% dari total populasi.
Angka tersebut menempatkan Kabupaten Soppeng berada di posisi ke-6 sebagai daerah pengguna telepon seluler terbanyak di Sulsel pada tahun 2022.
Sementara itu pengiat media, Andi Herman menilai fakta tersebut menjadi warning tersendiri bagi para pengusaha komputer di Kabupaten Soppeng agar bergegas beralih pada pengembangan aplikasi digital.
Ia menilai, masyarakat saat ini lebih memilih menggunakan ponsel cerdas ketimbang komputer, karena itu memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi serta menggunakan aplikasi dimana saja dan kapan saja.
“Bergesernya tren ini harusnya mendorong teknopreneur lokal semakin terpacu,” ujar Andi Herman. (id)







Komentar