Penelitian : Kinerja Kepolisian Soppeng Belum Maksimal

DBS NEWS, SOPPENG – Penelitian yang dilakukan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar mengungkap kinerja aparat kepolisian dalam pelayanan pengaduan masyarakat di Kepolisian Resort Soppeng.

Dalam studi yang dilakukan pada tahun 2021 ini, peneliti menggunakan empat indikator asesmen kinerja, yaitu Prestasi Kerja, Keahlian, Perilaku dan Kepemimpinan.

Dalam indikator Prestasi Kerja, aparat Polres Soppeng dinilai belum maksimal memberikan kualitas kinerja yang baik pada masyarakat.

“Hal ini menyebabkan masyarakat kurang nyaman, jadi disimpulkan bahwa prestasi kerja aparat kepolisian Polres Soppeng belum dikatakan baik,” tulis peneliti.

Sementara itu, dari indikator Keahlian, dari hasil observasi disebutkan bahwa keahlian aparat kepolisian dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat masih perlu ditingkatkan.

Hal itu mencakup sikap dan tingkah laku anggota kepolisian Resort Soppeng yang melekat pada dirinya dan dibawa dalam melaksanakan tugas-tugasnya.

Menurut penelitian tersebut, masih ada oknum polisi yang dinilai masih suka membeda-bedakan masyarakat.

Hal yang sama juga terjadi pada penilaian di indikator Perilaku, dimana aparat juga dinilai belum bekerja secara maksimal.

Beberapa aparat dinilai masih sering mendahulukan kerabatnya sebagai pelayan masyarakat.

Sementara dari indikator Kepemimpinan, hasil observasi peneliti mengungkap, bahwa kemampuan manajerial aparat kepolisian resort Soppeng dalam melakukan pelayanan juga masih harus ditingkatkan sehingga sesuai dengan apa yang diharapkan oleh masyarakat.

Kepolisian dalam memberikan pelayanan harus mengindahkan etika kemasyarakatan. Olehnya itu, dalam perbaikan kinerja dan meningkatkan kepemimpinan Polres Soppeng, hal itu tidak lepas dari peran masyarakat.

“Masyarakat mengharapkan perbaikan atas pelayanan yang diberikan oleh kepolisisan, agar terbangun hubungan sosial yang akrab dan pencitraan,” tulis peneliti dalam kesimpulannya. (id)

Komentar