DBS NEWS, SOPPENG – Tahukah anda, bahwa Kabupaten Soppeng saat ini didominasi oleh penduduk kelompok pengeluaran Rp500.000-Rp749.999 per kapita sebulan, jumlahnya sebanyak 24,64 persen.
Angka itu mengalahkan kelompok yang jumlah pengeluarannya di atas Rp1.500.000 per kapita sebulan, yang mana angkanya hanya 19,94 persen.
Pengeluaran per kapita sendiri adalah biaya yang dikeluarkan untuk konsumsi semua anggota rumah tangga selama sebulan dibagi dengan banyaknya anggota rumah tangga.
Data ini berdasarkan Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Soppeng yang dilakukan pada Maret 2022.
Peringkat ketiga ditempati oleh kelompok pengeluaran Rp300.000-Rp499.999 sebanyak 19,06 persen.
Lalu berturut-turut disusul kelompok pengeluaran Rp1.000.000-Rp1.499.999 sebanyak 15,67 persen, kelompok Rp750.000-Rp999.999 sebanyak 14,63 persen.
Kemudian, kelompok pengeluaran Rp200.000-Rp299.999 sebanyak 5,91 persen, kelompok pengeluaran di bawah Rp150.000 sebanyak 0,15 persen.
Dari survei ini juga diketahui bahwa sudah tidak ada lagi kelompok penduduk Soppeng yang pengeluarannya Rp150.000-Rp199.999 di tahun 2022.
Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, pada tahun 2021, mayoritas penduduk Soppeng masih berada pada kelompok pengeluaran Rp300.000-Rp499.000 yang jumlahnya 25,5 persen.
Lalu disusul kelompok pengeluaran di atas Rp1.500.000 sebanyak 18,7 persen, kelompok pengeluaran Rp500.000-Rp749.999 sebanyak 18,6 persen, kelompok Rp1.000.000-Rp1.499.999 sebanyak 14 persen.
Kemudian, kelompok pengeluaran Rp200.000-Rp 299.999 sebanyak 10,6 persen, kelompok Rp750.000-Rp999.999 sebanyak 10,5 persen, kelompok pengeluaran Rp150.000-Rp 199.999 sebanyak 1,8 persen, dan zero persen untuk kelompok pengeluaran di bawah 150.000 rupiah.
Untuk diketahui, pengeluaran rata-rata penduduk Kabupaten Soppeng pada tahun 2022 mencapai Rp1.022.001 per kapita per bulan.
Jumlah tersebut mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2021 yaitu sebesar Rp964.270 per kapita per bulan. (id)







Komentar