Disparpora Soppeng Klaim Tak Keluar Biaya untuk Pembuatan Logo Brand Pariwisata

Ket.foto : Kepala Disparpora Soppeng, Suriasni

DBS NEWS, SOPPENG – Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Soppeng mengklaim tak mengeluarkan biaya dalam pembuatan logo brand pariwisata Kabupaten Soppeng yang baru.

Kepala Disparpora Soppeng, Suriasni menyebut, pembuatan logo dilakukan oleh pegawai Disparpora Soppeng sendiri sehingga tidak membutuhkan anggaran khusus.

Menurut Suriasni, Disparpora Soppeng hanya memberikan support dalam hal inovasi dan kreasi dalam proses pembuatan logo.

“Pegawai sendiri yang kerja, ndak ada anggaran hanya support untuk berinovasi dan berkreasi. Supportnya berupa mengpresiasi, memberi ruang, petunjuk tindaklanjutnya, koordinasi, komunikasi dengan pihak terkait,” ujar Suriasni, Sabtu (30/3/2024).

Lebih lanjut, Kepala Disparpora Soppeng ini menyebut, pembuatan logo brand pariwisata ini merupakan bagian dari amanah Peraturan Daerah nomor 7/2020 tentang RIPARDA, sebagai strategi promosi dan pemasaran pariwisata daerah.

“Di Sulsel baru empat kalau tidak salah daerah yang sudah memiliki logo brand, namun belakangan baru muncul daerah lainnya entah brand atau logo event sesaat,” kata Suriasni.

Sementara itu, dilansir dari laman Pemkab Soppeng, logo brand pariwisata Soppeng yang baru ini mencerminkan keindahan alam serta keberagaman budaya yang menjadi kebanggaan masyarakat Soppeng.

Logo tersebut dikatakan memiliki sentuhan modern dan simbol-simbol yang menggambarkan semangat masyarakat Soppeng.

Penetapan logo brand pariwisata Kabupaten Soppeng yang baru inipun tercantum dalam SK BUPATI Nomor 160/III/2024 tertanggal 15 Maret 2024. (id)

Komentar