Ilustrasi (Ist)
DBS NEWS, SOPPENG – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Soppeng mencatat, jumlah fakir miskin di Kabupaten Soppeng mencapai angka 15.900 orang pada tahun 2024.
Para penduduk fakir miskin ini tersebar di delapan kecamatan di Kabupaten Soppeng.
Kecamatan Marioriwawo menjadi wilayah dengan jumlah fakir miskin terbanyak yaitu sebanyak 3.053 orang.
Kecamatan Marioriawa berada di peringkat kedua dengan jumlah fakir miskin sebanyak 2.580 orang.
Lalu berturut-turut, Kecamatan Lilirilau sebanyak 2.522 orang, Liliriaja 2.325 orang, Lalabata 2.269 orang, Donri-Donri 1.992 orang, Ganra 628 orang dan Citta 531 orang.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Soppeng, Taufik Ramli menyebut, jumlah fakir miskin ini sama dengan jumlah penduduk miskin yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Soppeng.
“Standar penilaian untuk dikategorikan sebagai fakir miskin juga sama dengan yang digunakan oleh BPS untuk penduduk miskin,” ujar Ramli, Kamis (26/6/2025).
Sekedar diketahui, BPS sendiri mengartikan penduduk miskin sebagai penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan.
Garis kemiskinan di Kabupaten Soppeng pada tahun 2024 berada di angka Rp411.958.
Penulis : Idham







Komentar