DBS NEWS, SOPPENG – Telepon Seluler atau Handphone (HP) sudah menjadi salah satu benda penting bagi sebagian besar orang. Hal itu membuat handphone semakin dibutuhkan, tidak sekadar untuk komunikasi tapi juga penunjang pekerjaan dan kegiatan sehari-hari.
Menurut survei terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Selatan, jumlah pengguna handphone di Sulawesi Selatan saat ini terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.
Data BPS Sulsel menunjukkan bahwa Kota Palopo menjadi daerah dengan penggunaan handphone terbanyak di Sulawesi Selatan pada tahun 2021.
Penetrasi penggunaan telepon seluler di daerah berjuluk Kota Idaman ini telah menjangkau 96,58% penduduknya yang berusia lima tahun ke atas.
Posisi Kota Palopo disusul oleh Kota Pare-Pare dengan penetrasi pengguna handphone sebesar 94,34% dari total populasi.
Setelahnya ada Kabupaten Pinrang dengan pengguna handphone mencapai 94,06%, lalu Luwu Timur (91,83%), Sidrap (91,66%), Pangkep (91,39%), Toraja Utara (90,74%), Makassar (90,10%), Luwu Utara (89,44%) dan Bulukumba (89,00%).
Kabupaten Soppeng menempati posisi ke-11 dengan 172.730 pengguna. Penetrasi pengguna handphone di Kota Kalong telah mencapai 87,55% dari total populasi usia lima tahun ke atas yang mencapai 220.137 jiwa.
Persentase itu meningkat dibandingkan pada 2020 yang sebesar 81,96%. Angkanya pun menjadi yang paling tinggi dalam empat tahun terakhir.
Dari segi gender, penggunaan handphone di Kabupaten Soppeng paling banyak digunakan oleh laki-laki.
Yang menarik, meski memiliki persentase pengguna handphone yang tinggi, namun ternyata hanya 69,78% warga Soppeng yang menguasai secara penuh penggunaan telepon seluler tersebut. (id)







Komentar