28 Persen Penduduk Kabupaten Soppeng Belum Miliki Jaminan Kesehatan

DBS NEWS, SOPPENG – Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Selatan mencatat, bahwa terdapat 28,35 persen penduduk Kabupaten Soppeng yang belum memiliki jaminan kesehatan pada tahun 2022.

Artinya, dari total 236.049 jumlah penduduk Kabupaten Soppeng pada tahun 2022, terdapat sekira 66.919 warga yang belum mempunyai jaminan kesehatan, baik itu berupa BPJS Kesehatan, Jamkesda, Asuransi Swasta dan Jaminan dari Perusahaan atau Kantor.

Persentase tersebut mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya, dimana pada tahun 2021, persentase penduduk Soppeng yang tidak memiliki jaminan kesehatan hanya di angka 8,61 persen.

Angka itu menempatkan Kabupaten Soppeng diperingkat ke lima di Sulawesi Selatan sebagai daerah dengan persentase penduduk terbanyak yang tidak memiliki jaminan kesehatan di tahun 2022.

Peringkat pertama ditempati oleh Kabupaten Sidrap, dengan persentase penduduk yang tidak mempunyai jaminan kesehatan mencapai 36,86 persen.

Lalu berturut-turut Bulukumba sebanyak 31,92 persen, Pinrang sebanyak 30,77 persen dan Wajo sebanyak 30,07 persen.

Jika melihat dari jenis jaminan kesehatannya, mayoritas penduduk Kabupaten Soppeng memiliki jaminan kesehatan berupa BPJS Kesehatan, angkanya mencapai 70,60 persen.

Kemudian, sebanyak 0,64 persen penduduk Kabupaten Soppeng memiliki jaminan kesehatan berupa Jamkesda.

Lalu sebanyak 0,41 persen memiliki jaminan kesehatan yang berasal dari Perusahaan atau Kantor, dan hanya 0,04 persen penduduk yang memiliki jaminan kesehatan berupa Asuransi Swasta. (id)

Komentar