DBS NEWS, SOPPENG – Persebaran penduduk antar kecamatan di Kabupaten Soppeng ternyata belum merata dan masih terdapat ketimpangan.
Hal ini terlihat dari kepadatan penduduk di masing-masing kecamatan yang cukup timpang.
Kecamatan Liliriaja menjadi Kecamatan terpadat di Kabupaten Soppeng.
Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Soppeng, dengan luas wilayah yang hanya 96 km², Kecamatan Liliriaja total telah memiliki jumlah penduduk yang mencapai 28.209 jiwa pada tahun 2022.
Dengan demikian maka kepadatan penduduk Kecamatan Liliriaja mencapai 293,84 jiwa/km².
Angka itu menunjukkan bahwa setiap 1 km² wilayah Liliriaja dihuni oleh sekitar 293 orang.
Jumlah kepadatan penduduk Kecamatan Liliriaja ini mengalami peningkatan dalam enam tahun terakhir.
Tahun 2017, dengan jumlah penduduk 27.244 jiwa, kepadatan penduduk Kecamatan Liliriaja bahkan sudah mencapai 283,79 jiwa/km².
Sementara itu, predikat Kecamatan tersepi mungkin bisa disematkan kepada Kecamatan Marioriawa.
Bagaimana tidak, dengan luas wilayah yang mencapai 320 km², Kecamatan Marioriawa hanya memiliki jumlah penduduk sebanyak 29.115 jiwa pada tahun 2022.
Jika dihitung, maka jumlah kepadatan penduduk Kecamatan Marioriawa hanya mencapai 90,98 jiwa km².
Angka ini menunjukan bahwa setiap 1 km² wilayah Marioriawa hanya dihuni oleh sekitar 90 orang. kepadatan penduduk terendah dibanding Kecamatan lain.
Menurut BPS Soppeng, rendahnya kepadatan penduduk Kecamatan Marioriawa dikarenakan kondisi geografis di Kecamatan tersebut.
Di mana dengan wilayah yang luas, Kecamatan Marioriawa sebagian besar wilayahnya merupakan pegunungan dan hutan.
Berikut jumlah kepadatan penduduk menurut Kecamatan di Kabupaten Soppeng Tahun 2022 :

(id)







Komentar