DBS NEWS, SOPPENG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Soppeng ternyata telah melakukan perekrutan petugas Perlindungan Masyarakat (Linmas) yang akan bertugas pada Pemilu 2024.
Kepala Satpol PP dan PMK Kabupaten Soppeng, Andi Surahman menyebut, total ada 1.588 petugas yang telah direkrut.
Mereka akan bertugas di 794 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di 49 Desa dan 21 Kelurahan. Di mana setiap TPS akan diisi oleh dua petugas Linmas.
“Mereka akan dikukuhkan sebagai pengamanan TPS menjelang hari H,” ujar Andi Surahman, Sabtu (13/1/2024).
Namun, Andi Surahman mengaku tidak mengetahui kapan dan bagaimana proses perekrutan para petugas linmas tersebut.
Pasalnya, perekrutan petugas linmas ini dilakukan khusus oleh pihak Pemerintah Desa/Kelurahan di Kabupaten Soppeng.
“Itu desa/kelurahan yang rekrut, ditanya desa/kelurahan saja. Saya cuma terima data dari desa dan kelurahan, aturannya memang begitu,” bebernya.
Saat ditanya mengenai besaran honor yang akan diterima oleh para petugas linmas ini, Andi Surahman juga mengaku tidak mengetahui.
Menurutnya, persoalan honor menjadi tanggung jawab sepenuhnya oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Soppeng.
“Honornya di KPU,” tandas Andi Surahman.
Sebagai perbandingan, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, baru saja membuka perekrutan petugas Linmas.
Kepala Kesbangpol Makassar, Andi Bukti Djufrie mengatakan, nama rekrutmen paling lambat disampaikan pada 24 Januari.
Perekrutan ini terbuka untuk umum untuk warga yang berdomisili di Makassar. Perekrutan dibuka bagi warga yang berusia antara 17 hingga 40 tahun.
“Linmas yang diambil ini yang berdomisili di dekat TPS supaya mudah aksesnya dengan umur 17-40, dia ber-KTP Makassar atau wajib pilih. Terbuka (sistem perekrutan), jadi lurah yang melakukan rekrutmen di masing-masing kelurahannya yang melibatkan RT/RW,” ujar Andi Bukti, Jumat (12/1/2024). (id)







Komentar