Ket.foto: Tangkapan Layar Video Pengeroyokan Remaja di Kota Soppeng
DBS NEWS, SOPPENG – Beredar sebuah video yang memperlihatkan aksi pengeroyokan kepada seorang remaja di kota Soppeng.
Diketahui, aksi pengeroyokan itu terjadi di pelataran Masjid Agung Darussalam Watansoppeng, Jalan Pemuda, Kelurahan Botto, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng.
Video rekaman berdurasi 4 menit 6 detik ini selanjutnya mulai beredar luas hingga akhirnya viral di berbagai platform media sosial pada Rabu (31/1/2024).
Berdasarkan video yang dilihat DBS News, awalnya terlihat seorang remaja dengan menggunakan kaos oblong berwarna hitam sedang berbincang di depan mobil bersama seorang remaja berjaket hoodie dan seorang pria berkaos coklat dan berpeci.
Nampak juga seorang pria berpakaian loreng berdiri tak jauh dari lokasi ketiga pria itu berbincang.
Di detik ke 35, remaja berjaket hoodie tiba-tiba mendorong remaja berkaos hitam, dan saat itu juga terdengar ucapan dari remaja berkaos hitam mempertanyakan aksi tersebut.
“Magi mugessaka (kenapa menyentuhku)?” ucap remaja berkaos hitam tersebut.
Melihat aksi itu, pria berkaos coklat dan berpeci langsung melerai kejadian tersebut. Setelahnya perbincangan antara ketiganya kembali berlanjut.
Hingga akhirnya di menit 02.32, seorang pria berbaju kemeja putih datang dan seolah menanyakan keadaan. Pria yang berkaos coklat dan berpeci hanya menyahut bahwa ada kesalahpahaman.
“Salah pahami nak,” ujar pria berpeci.
Namun pada menit ke 02.36, pria berkemeja putih tersebut tiba-tiba melayangkan pukulan ke arah wajah remaja berkaos hitam.
Hanya berselang beberapa detik, remaja yang berkaos hoodie tiba-tiba juga ikut melayangkan pukulan ke remaja berkaos hitam. Tak hanya sekali namun berkali-kali.
Pria berkaos hitam itupun terlihat terpojok hingga ke sisi lain mobil, hingga akhirnya dipisahkan oleh pria berbaju loreng dan beberapa remaja lainnya di lokasi kejadian.
Video yang memperlihatkan pengeroyakan itu berakhir saat seseorang berteriak dan menanyakan, apakah ada yang merekam kejadian ini.
Hingga berita ini dipublikasikan, belum ada pihak yang bisa dikonfirmasi terkait siapa yang bertanggungjawab atas aksi tersebut. (id)







Komentar