Kasus Stunting Melonjak, Pemkab Soppeng Kebanyakan Rapat?

Kolase foto rapat penanganan stunting Pemkab Soppeng di tahun 2024

DBS NEWS, SOPPENG – Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Soppeng menunjukkan bahwa jumlah kasus stunting atau gizi buruk di Kabupaten Soppeng meningkat dari 1.105 anak selama tahun 2024 menjadi 1.242 anak hingga 22 Mei 2025.

Melonjaknya kasus stunting di Kabupaten Soppeng ini menjadi ironi tersendiri, mengingat upaya yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Soppeng dalam penanganan stunting.

Salah satu buktinya adalah dengan meningkatnya jumlah rapat atau pertemuan terkait penanganan stunting yang digelar oleh Pemkab Soppeng selama tahun 2024.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh tim DBS News, total ada sekira 14 rapat atau pertemuan yang digelar oleh tim penanganan Stunting Pemkab Soppeng selama tahun 2024. Jumlah itu meningkat dibandingkan tahun 2023 yang hanya sekira 11 rapat atau pertemuan.

Rapat terkait stunting di tahun 2024 paling banyak terjadi di bulan Juli yaitu sebanyak empat kali pertemuan, lalu di bulan November dan Desember dengan masing-masing sebanyak dua kali pertemuan. Sementara satu pertemuan terjadi di bulan Februari, Maret, April, Juni, Agustus dan September.

Seluruh rapat atau pertemuan ini dilaksanakan di Kabupaten Soppeng. Enam kegiatan berlokasi di Aula Kantor Gabungan Dinas Pemkab Soppeng, sementara enam lainnya di Aula Kantor Dinas P3AP2KB Kabupaten Soppeng, sedangkan satu pertemuan dilaksanakan di Ruang Pola Kantor Bupati Soppeng dan satu pertemuan lainnya di Aula Kantor Kecamatan Lalabata.

Untuk lebih lengkapnya, berikut kami tampilkan daftar rapat atau pertemuan tim penanganan stunting Pemkab Soppeng selama tahun 2024 yang dihimpun oleh tim DBS NEWS dari laman Facebook Pemkab Soppeng pada Sabtu (24/5/2025) :

1. Aksi 1 Konvergensi Penurunan Stunting Analisis Situasi Tahun 2024 di Kab. Soppeng yang dilaksanakan oleh Bappelitbangda Kabupaten Soppeng, bertempat di Ruang Rapat Kantor Gabungan Dinas Kab. Soppeng. Rabu, 21 Februari 2024.

Kegiatan ini bertujuan untuk membantu Pemerintah Kabupaten/Kota dalam menentukan program yang diprioritaskan alokasinya dan menentukan upaya perbaikan manajemen layanan untuk meningkatkan akses 5 (lima) kelompok sasaran terhadap intervensi gizi spesifik dan gizi sensitif.

2. Rembuk Stunting Kabupaten Soppeng Tahun 2024 yang dilaksanakan oleh Bappelitbangda Kab. Soppeng, bertempat di Aula Kantor Gabungan Kab. Soppeng, Jumat, 22 Maret 2024.

Tujuan kegiatan ini adalah menyampaikan hasil analisis situasi dan rancangan rencana kegiatan intervensi penurunan stunting Kabupaten/Kota terintegrasi. Mendeklarasikan komitmen pemerintah daerah dan menyepakati rencana kegiatan intervensi penurunan stunting terintegrasi.

3. Diseminasi Hasil Kajian Audit Stunting pada kegiatan pelaksanaan Advokasi Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) Pengendalian Penduduk dan KB sesuai kearifan budaya lokal, Kegiatan ini dilaksanakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, bertempat di Aula Kantor DP3AP2KB (Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana) Kab. Soppeng. Rabu, 3 April 2024.

Dalam rangka penurunan stunting merupakan sinergitas yang mutlak kita laksanakan bersama. Sehingga pada tahun 2024, secara skala nasional target penurunan angka stunting dapat kita capai bersama, dari 24,1% turun menjadi 14%.

4. Evaluasi Pelaksanaan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting di Desa Tahun 2024. Di Aula Kantor Kec.Lalabata Jl.Pemuda Kel.Botto Kec.Lalabata Kab.Soppeng. Senin (24/6/24).

Kegiatan evaluasi pelaksanaan intervensi serentak pencegahan stunting melalui pendataan, penimbangan, pengukuran, edukasi dan intervensi bagi seluruh calon pengantin, ibu hamil, serta bayi dan balita secara berkelanjutan yang dilaksanakan pada bulan Juni Ta.2024 Kab.Soppeng.

5. Aksi Konvergensi percepatan Penurunan Stunting Aksi 6 Sistem Manajemen Data, bertempat di Aula kantor gabungan dinas Kab. Soppeng. Kamis, 4 Juli 2024

Tujuan utama dari pelaksanaan perbaikan sistem manajemen data stunting adalah untuk membantu penyediaan dan mempermudah akses data untuk pengelolaan program penurunan stunting.

6. Rapat Koordinasi TPPS (Tim Percepatan Penurunan Stunting), bertempat di Aula Kantor DP3AP2KB Kab. Soppeng, Selasa 16 Juli 2024.

Tujuan dari pertemuan ini adalah untuk mengetahui kemajuan dan keberhasilan pelaksanaan percepatan penurunan stunting di kabupaten Soppeng.

7. Aksi 5 Pembinaan Pelaku dan Pemerintahan Desa/Kelurahan (Kader Pembangunan Manusia) dalam Penanganan Stunting Kab. Soppeng Tahun 2024 yang dilaksanakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kab.Soppeng, bertempat di Aula Kantor Gabungan Dinas Kab. Soppeng. Selasa, 16 Juli 2024.

Pembinaan Pelaku dan Pemerintahan Desa/Kelurahan dalam penanganan stunting yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mengenai tugas dan peran Sekretaris Desa/Lurah, dan Kader Pembangunan Manusia dalam rangka mendukung Program Percepatan Penurunan Stunting.

8. Pertemuan Evaluasi Hasil Tindak Lanjut Pasca Diseminasi pada Sub Kegiatan Pengendalian Program Kependudukan Keluarga Berencana dan pembangunan keluarga yang dilaksanakan oleh DP3AP2KB Kab.Soppeng, bertempat di aula  kantor DP3AP2KB Kab.Soppeng, Rabu (31/7/2024).

Tujuan kegiatan ini untuk mengidentifikasi dan memberikan solusi permasalahan stunting. Serta menentukan resiko penyebab terjadinya resiko pada kelompok sasaran, menganalisis dan merumuskan rekomendasi dan menurunkan prevalansi kasus stunting di kabupaten Soppeng.

9. Manajemen AKS (Identifikasi Audit Kasus Stunting) pada Sub Kegiatan Pengendalian Program KKBPK, bertempat di Aula Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kab.Soppeng. Jumat, 13 Agustus 2024.

Tujuan kegiatan ini untuk mengetahui penyebab risiko terjadinya stunting pada kelompok sasaran sebagai upaya pencegahan dan perbaikan tata laksana kasus yang serupa. Serta menganalisa faktor risiko terjadinya stunting pada baduta/balita stunting,

10. Pertemuan Aksi 7 ( Pengukuran dan Publikasi Stunting) Tingkat Kabupaten Soppeng Tahun 2024, bertempat di Ruang Pola Kantor Bupati Soppeng. Kamis, 26 September 2024.

Tujuan Pertemuan ini yaitu untuk mempublikasikan data Prevalensi Stunting dan mencari faktor determinan penyebab stunting.

11. Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Soppeng, bertempat di Aula Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APKB) Selasa, 12 November 2024.

Tujuan dari kegiatan tersebut Mengetahui kemajuan dan keberhasilan pelaksanaan Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten dan Memberikan umpan balik bagi kemajuan pelaksanaan Percepatan Penurunan Stunting,

12. Evaluasi intervensi spesifik stunting tahun 2024 di Aula Kantor Gabungan Dinas Kabupaten Soppeng, Jumat (22/11/2024).

Tujuan kegiatan ini mengevaluasi intervensi spesifik stunting yang telah dilakukan dan meningkatkan koordinasi lintas program dan sektor untuk mendukung percepatan penanganan stunting di Kabupaten Soppeng.

13. Rapat Koordinasi Teknis Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) di Aula Kantor DP3APPKB Kabupaten Soppeng, Selasa (03/12/2024).

Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui kemajuan program, memberikan umpan balik, dan menjadi pertimbangan dalam perencanaan dan penganggaran.

14. Pertemuan Kegiatan Aksi 8 Reviu Kinerja Tahunan Konvergensi Penurunan Stunting Tahun 2024 di Aula Kantor Gabungan Dinas, Selasa (10/12/2024).

Reviu kinerja ini bertujuan untuk mengevaluasi capaian program dan kegiatan pencegahan serta penurunan stunting selama setahun terakhir.

Sementara itu, Sekretaris Tim Percepatan Penurunan Stunting Pemkab Soppeng yang juga Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Soppeng, Andi Husniati mengatakan, kegiatan rapat yang diadakan selama ini sudah sesuai dengan aturan dan petunjuk teknis.

“Kalau terkait rapatnya kita jalan sesuai petunjuk teknis yang ada ini DAK. kita tidak berani lakukan kalau tidak ada petujuknya,” tulis Husniati melalui pesan WhatsApp, Sabtu (24/5/2025).

Penulis : Idham

Komentar