Ruang Fiskal Menyempit, Pemkab Soppeng Akui Pembangunan Infrastruktur Terbantu “Sosok” ini

Bupati-Wakil Bupati Soppeng, Suwardi Haseng-Selle KS Dalle dalam bingkai ilustrasi

DBS NEWS, SOPPENG – Wakil Bupati Soppeng, Selle KS Dalle mengakui kondisi keuangan daerah saat ini berada dalam posisi terjepit akibat sempitnya ruang fiskal.

Kondisi tersebut berdampak langsung pada terhambatnya percepatan pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat.

“Di tengah sempitnya ruang fiskal, kita sangat terbatas sebagai pemerintah daerah untuk melakukan percepatan pembangunan infrastruktur,” ujar Selle, Rabu (24/6/2026).

Namun, di tengah kebuntuan anggaran tersebut, Selle mengungkapkan rasa syukurnya karena pemerintah daerah mendapatkan dukungan dari pihak luar.

Pihak ini yaitu Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD). Kolaborasi dengan TNI AD menjadi salah satu penyelamat bagi Pemkab Soppeng dalam mengejar ketertinggalan infrastruktur.

“Alhamdulillah, Soppeng sudah beberapa kali mendapatkan perhatian khusus dari TNI AD. Pertama TMMD, kemudian pembangunan pompanisasi untuk pemenuhan air bersih warga, kali ini pembangunan jembatan,” ucap Selle.

Sekedar diketahui, terdapat sedikitnya empat proyek pembangunan dan perbaikan jembatan di Soppeng yang berasal dari bantuan TNI AD.

Empat jembatan ini yaitu jembatan aramco di Desa Masing, jembatan beton di Desa Abbanuange, jembatan gantung di Desa Mario Riaja, dan jembatan beton di Lalabata Riaja.

Komentar