Peran Perempuan Soppeng di Usaha Pertanian Jadi Bahan Penelitian, Dinilai Tak Kalah dari Laki-laki!

DBS NEWS, SOPPENG – Penelitian yang dilakukan oleh sekelompok mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) mengungkap peran perempuan Soppeng dalam usaha pertanian.

Penelitian yang dilaksanakan di Desa Goarie, Kecamatan Marioriwawo ini menunjukkan bahwa perempuan Soppeng bisa terlibat dan berpartisipasi dalam semua tahapan pengelolaan usaha pertanian.

Tahapan tersebut seperti persiapan lahan, pembibitan, penanaman, pemupukan, perawatan, panen, pengolahan pascapanen, penjualan dan penyimpanan.

“Pada persiapan lahan, perempuan tidak sekedar membawa bekal, namun mereka juga terlibat langsung dalam mencangkul dan memperbaiki pematang sawah. Kegiatan tersebut mereka lakukan bersama-sama dengan petani laki-laki,” tulis para peneliti.

Sementara pada tahap pembibitan, perempuan terlibat mulai dalam proses pembelian bibit, merendam bibit,  menyemai dan mencabut bibit (bine). Begitupun dalam tahap penanaman, dimana perempuan Soppeng juga tak segan membantu menebar dan menanam bibit tersebut.

Partisipasi itu berlanjut pada tahap pemupukan, dimana perempuan juga ikut dalam melakukan pemupukan, bahkan pada tahap perawatan, perempuan tak segan turun tangan menyemprot hama dan gulma, membersihkan rumput yang tumbuh, dan mengontrol air yang mengalir ke sawah.

“Sementara di tahap panen, tidak hanya memotong padi,  para perempuan juga terlibat saat proses pemisahan antara gabah dan jerami. Tak hanya itu, dalam tahap pasca panen, para perempuan juga ikut menjemur atau mengeringkan padi, bahkan para perempuan juga terlibat saat menjual hasil panen,” tulis peneliti.

Hebatnya lagi, meski bisa berpartisipasi dalam semua tahapan usaha pertanian, hal itu tidak membuat para perempuan tersebut lupa dan meninggalkan tugas atau pekerjaan utama mereka di rumah. 

“Pemerintah harus lebih memberikan perhatian, kegiatan usaha tani adalah kegitan bersama, perempuan juga harus mendapat kesempatan yang sama untuk mendapatkan pengetahuan tentang bagaimana melaksanakan usaha tani yang baik sehingga dapat mendorong peningkatan hasil,” saran para peneliti. (id)

Komentar